ATM Dibobol

Ini Ancaman Hukuman yang Jerat Tersangka Percobaan Bobol ATM BRI Museum Kata

Percobaan pembobolan mesin ATM dilakukan dengan menggunakan pisau yang digunakan untuk mencongkel bagian atas brankas mesin ATM tersebut.

Ini Ancaman Hukuman yang Jerat Tersangka Percobaan Bobol ATM BRI Museum Kata
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Kapolsek Gantung Iptu Robby Purba. POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Tersangka pelaku percobaan pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di samping Museum Kata Andrea Hirata, Kecamatan Gantung, Selasa (11/4/2017) dini hari kemarin terancam 1/3 pidana pokok kurungan maksimal tujuh tahun penjara.

Ancaman hukuman untuk tersangka pelaku bernama Joko Prasongko (30) itu diungkapkan oleh Kepala Polsek Gantung Iptu Robby Purba seizin Kepala Polres Beltim AKBP Nono Wardoyo kepada wartawan, Rabu (12/4/2017).

Sebelumnya, tak sampai 24 jam, jajaran Personel Gabungan Polsek Gantung dan Resintel Polres Beltim yang dipimpin oleh Kepala Polsek Gantung Iptu Robby Purba, berhasil mengamankan Joko di kediaman rumahnya, Jalan Jaya Bhakti, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, sekitar pukul 18.30 WIB, Selasa (11/4/2017) kemarin.

Lelaki yang dinyatakan bekerja sebagai buruh harian lepas itu diciduk setelah polisi mengembangkan keterangan saksi-saksi pada waktu yang diperkirakan merupakan detik-detik kejadian.

Hasil pengembangan bahan keterangan kemudian mengerucut pada tersangka Joko yang diduga kuat merupakan tersangka percobaan pembobolan ATM ini.

Usai diamankan pihak kepolisian, Joko kemudian mengakui perbuatannya pada Selasa dini hari menjelang pagi setelah diinterogasi oleh polisi sekitar satu jam dan diamankan di Markas Polisi Sektor Gantung.

Robby mengatakan, pihaknya sedang melengkapi proses penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi dalam kejadian ini.

"Tersangka terjerat pasal 363 ayat 1 ke 5, junto pasal 53 ayat 1. Ancaman hukumannya dipotong 1/3 dari pidana pokok. Ancaman hukuman maksimalnya tujuh tahun," kata Robby.

Berdasarkan, pengakuan pelaku, Joko keluar rumah sekitar pukul 3.15 WIB menuju mesin ATM Museum Kata membawa gunting, pisau, dan tang jepit.

Percobaan pembobolan mesin ATM dilakukan dengan menggunakan pisau yang digunakan untuk mencongkel bagian atas brankas mesin ATM tersebut.

Satu gunting, tang, dan sebilah parang berbentuk pisang dijadikan barang bukti.

Pelaku gagal mengambil uang di dalam brankas arena diduga kesulitan membuka brankas mesin ATM tersebut.

Merasa tak berhasil dan hari sudah memasuki waktu salat Subuh, Joko kemudian kembali ke rumahnya pukul 4.19 WIB dengan usaha nekadnya yang gagal. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved