Breaking News:

Rela Kehujanan Demi Raja Salman, Jokowi Sekarang Kecewa Karena Ini

Curhatan Jokowi diawali dengan cerita bagaimana dirinya menyambut kedatangan Raja Salman di Istana Kepresidenan Bogor, 1 Maret 2017 lalu.

Kompas.com/ POOL / ADEK BERRY
Presiden Indonesia Joko Widodo (tengah kanan) dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah kiri) berpose bersama sejumlah tokoh Muslim di depan Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (2/3/2017). 

POSBELITUNG.COM - Kedatangan Raja Arab SaudiSalman bin Abdulaziz al-Saud ke China, beberapa waktu lalu rupanya bikin hati Presiden Joko Widodo gelisah.

Bahkan, menuai kekecewaan.

Perasaan itu disampaikan Presiden Jokowi di sela sambutannya di Pondok Pesantren Buntet, Desa Buntet, Kecamatan Astanaja Pura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (13/4/2017).

Curhatan Jokowi diawali dengan cerita bagaimana dirinya menyambut kedatangan Raja Salman di Istana Kepresidenan Bogor, 1 Maret 2017 lalu.

"Pertama kali datang ke Istana Bogor, sudah kami siapkan dengan baik, rapi. Tapi Allah ternyata berkehendak lain. Begitu beliau masuk ke Istana, hujan turun deras sekali," ujar Jokowi di hadapan lima ribuan warga pondok.

"Tapi enggak apa-apa. Itu namanya hujan berkah ya," lanjut dia.

Di Istana Bogor, Jokowi menyambut Raja Salman secara maksimal. Saat hujan, Jokowi memayunginya hingga kebasahan.

Selain itu, di Istana Kepresidenan Jakarta, Jokowi juga menyupiri Raja Salman dengan golf car mengitari Istana.

Namun, saat Raja Salman bertandang ke Negeri Tirai Bambu, nilai investasi Arab Saudi di sana rupanya jauh lebih besar dari nilai investasi Arab Saudi di Indonesia.

"Investasi Arab ke Indonesia Rp 89 triliun. Tapi ya saya lebih kaget saat beliau ke Tiongkok, ke China yang beliau tanda tangani Rp 870 triliun," ujar Jokowi.

"Wah, padahal saya itu sudah mayungi pas hujan. Saya juga sudah nyupiri keliling Istana. Itulah rasa kecewa saya, meski sedikit saja. Sangat sedikit, ya," ujar Jokowi.

Kegelisahan hati Jokowi itu disampaikan ke salah satu Pangeran Arab Saudi.

Kepada pangeran itu, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar investasi Saudi di Indonesia lebih tinggi lagi.

"Saya telepon Pangeran. Mudah-mudahan Indonesia mendapatkan yang lebih daripada China," ujar Jokowi.

(KOMPAS.com/ Fabian Januarius Kuwado)
 

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved