Breaking News:

Dikunjungi Awak Media, KPP Pratama Tanjungpandan Kenalkan BERIPAT dan TARSIUS

inovasi yang menjadi unggulan KPP Pratama Tanjung Pandan dalam meraih prestasi Kantor Pelayanan Percontohan tahun ini.

Laporan Wartawan Pos Belitung Novita 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Media Gathering Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang dilaksanakan di Hotel BW Suite Belitung pada Minggu (16/4) lalu, awak media mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tanjungpandan yang beberapa waktu lalu diumumkan sebagai salah satu dari tiga besar Kantor Pelayanan Percontohan DJP tingkat nasional.

Pada Selasa (18/4) pukul 09.00 WIB, mereka disambut di ruang rapat KPP Pratama Tanjung Pandan oleh Plt Kepala KPP Pratama Tanjung Pandan Fadjar Julianto, didampingi Kepala Subdit Humas DJP Ani Natalia.

Pada kesempatan tersebut, Fadjar Julianto memaparkan sekaligus memperkenalkan profil serta inovasi-inovasi yang diberikan oleh KPP Pratama Tanjung Pandan dalam memberikan pelayanan yang prima dan kinerja yang optimal, hingga menjadi salah satu dari Kantor Pelayanan Percontohan DJP tahun ini.

Lebih lanjut, Fadjar menjelaskan inovasi yang menjadi unggulan KPP Pratama Tanjung Pandan dalam meraih prestasi Kantor Pelayanan Percontohan tahun ini. Satu di antaranya adalah BERIPAT.

BERIPAT yang namanya terinspirasi dari budaya lokal masyarakat Belitung ini, merupakan kepanjangan dari Sumber Informasi Pelayanan Terpadu.

BERIPAT merupakan aplikasi berbasis web yang berfungsi memberikan peringatan bagi Petugas Pajak atau Fiskus dalam menyelesaikan segala macam permohonan layanan perpajakan agar tidak melewati jatuh tempo penyelesaian permohonan, dan sekaligus memberikan informasi yang dapat dilihat oleh Wajib Pajak untuk memonitoring progres penyelesaian layanan yang diajukannya.

Notifikasi tersebut dapat diperoleh Wajib Pajak dengan mengetikkan nomor permohonan Wajib Pajak di komputer yang disediakan di KPP Pratama Tanjung Pandan, maupun melalui SMS yang akan otomatis diterima Wajib Pajak bila permohonannya sudah diproses maupun sudah selesai.

Inovasi berikutnya bernama TARSIUS, yang terinspirasi dari fauna khas Belitung dengan nama yang sama.

TARSIUS merupakan kepanjangan dari Tax Archieves Administration Unique System yang memberikan kemudahan dan keamanan yang lebih dalam mengadministrasikan berkas arsip Wajib Pajak.

"Dokumen negara yang sifatnya rahasia tidak boleh semua akses. Kalau orang mau cari SPT PT A tanpa aplikasi ini orang tidak bisa tahu. Kalau orang masuk ruangan itu niat cari SPT orang lain tidak bakal tahu. Jadi ini tujuannya untuk security juga," jelas Fadjar dalam rilis dari Seksi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tanjungpandan yang diterima Pos Belitung, Rabu (19/4). (*)

Penulis: Novita
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved