Breaking News:

Hanya Demi Ini Bocah 4 Tahun Dimutilasi Paman

Hilangnya bocah itu diketahui sang nenek Nontuthuezelo Gwanya (70), mencari cucunya itu di tengah malam.

Editor: Edy Yusmanto
IST
Ilustrasi mutilasi 

"Cucu saya tak layak bernsib seperti itu. Apalagi di tangan anggota keluarga yang seharusnnya melindungi dia," ujar sang nenek sambil menangis.

Para tetangga mengatakan, tulang rusuk bocah itu ditaruh di sebuah bufet. Sementara tengkoraknya sudah dikuliti dan dibelah menjadi dua.

Warga kemudian memanggi polisi yang kemudian menangkap sang paman dan beberapa orang lain yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis ini.

Juru bicara kepolisian setempat Kapten Nonzero mengatakan, tersangka baru saja bebas setelah menjalani hukuman penjara tujuh tahun karena melakukan pembunuhan.

Juru bicara keluarga Nosidima Xakana mengatakan, seluruh warga desa ikut dalam pencarian bocah malang tersebut.

"Rumah putra Nontuthuzelo itu sudah seperti rumah jagal, darah ada di mana-mana," kata Xakana.

"Tubuh Kamva ada di lantai sudah termutiasi. Situasinya seperti orang memotong kambing untuk sebuah ritual," tambah dia.

Xakana menambahkan, Mandisi mengaku kepada warga dan polisi bahwa dia meminum darah bocah itu serta menyantap jantung dan otaknya.

"Hati dan satu tangan anak itu masih ada di atas sebuah piring," lanjut Xakana.

Kini Mandisi Gwanya sudah ditahan dan dijerat dakwaan telah melakukan pembunuhan. (Tribunnews.com)
 

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved