Ini Nasib Crew KIP 14 Milik PT Timah yang Tenggelam, Mesin Mendadak Mati Saat Beroperasi

Peristiwa tenggelamnya KIP 14, terjadi sekira pukul 18.30 WIB. Diungkapkan Tomi, saat sedang beroperasi, mendadak tiba-tiba mesin kapal mati.

IST
KIP 14 PT Timah yang tenggelam di perairan Tempilang, Babar, Senin 16/4/2014 malam. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Kapolsek Tempilang, Ipda Astrian Tomi, memastikan tak ada korban jiwa dalam musibah tenggelamnya KIP 14 di perairan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Senin (26/4/2017) malam.

Nahkoda kapal bernama Lukman dan kapten kapal bernama Bambang serta crew KIP 14 berhasil di evakuasi pihak kepolisian di bantu nelayan setempat.

Menurut Tomi, saat mengetahui terjadi kebocoran KIP 14, crew dan ABK langsung meminta bantuan evakuasi terdekat.

Termasuk menghubungi pihak kepolisian dan PT Timah.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Nahkoda, kapten dan crew KIP berhasil diselamatkan dan dievakuasi anggota dan nelayan setempat," ujar Tomi mewakili Kapolres AKBP Hendro Kusmayadi SIK, Senin (26/4/2017) malam.

Peristiwa tenggelamnya KIP 14, terjadi sekira pukul 18.30 WIB.

Diungkapkan Tomi, saat sedang beroperasi, mendadak tiba-tiba mesin kapal mati.

Beruntung, Lukman berinisiatif mencari bantuan evakuasi, sehingga sebelum tenggelam, awak KIP berhasil dievakuasi.

Setelah itu, KIP milik PT Timah berangsur kemasukan air hingga pukul 19.45 WIB, tinggal menyisakan lambung yang terlihat di permukaan.

"Kejadian awalnya sekitar jam setengah malam tujuh malam tadi, waktu itu kapal tengah beroperasi, tiba-tiba mendadak mati mesin. Sejak mati mesin itu, kapal mulai kemasukan air, sampai hampir jam delapan malam tadi tenggelam dan tinggal bagian buritnya yang masih terlihat," ujar Tomi.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved