Breaking News:

Wacana Zonasi Penerimaan Siswa Baru, Kepsek SMKN 1 Manggar Bilang Ini

Kepala SMK N 1 Manggar Suhardianto menyatakan, pihaknya belum menerima informasi yang pasti soal wacana ini.

Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Siswa SMK di Beltim saat mengikuti UNBK di SMK N 1 Manggar, Beltim, Senin (3/4/2017). POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Pemerintah dikabarkan berencana menerapkan sistem zonasi dalam penerimaan murid baru mulai tahun ajaran 2017/2018 ini.

Kepala SMK N 1 Manggar Suhardianto menyatakan, pihaknya belum menerima informasi yang pasti soal wacana ini.

Belum ada juga teknis dan pembahasan di Dindik Pemprov Babel yang berbicara seputar ini.

"Beberapa minggu lalu pembahasan di Provinsi tidak ada yang menyinggung soal zonasi ini. Kalau ada, nanti akan ada pergub yang mengatur untuk Penerimaan Siswa baru ini," ujar dia kepada Pos Belitung, Selasa (25/4/2017).

Dikutip dari m.antaranews.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah akan memulai menerapkan sistem zonasi dalam penerimaan murid baru mulai tahun ajaran 2017/2018.

"Nanti kita akan menggunakan sistem zonasi atau sekolah pakai zona. Maka tidak boleh ada siswa di dalam zona itu yang tidak diterima, apapun alasannya. Apalagi pakai tes," kata dia di Payakumbuh, Senin (24/4/2017) seperti dikutip dari Antara.

Dilaporkan, kebijakan ini untuk mangatasi pelajar untuk berburu masuk ke sekolah-sekolah favorit yang jauh dari tempat dia berdomisili atau keluar dari daerahnya.

Sebelumnya penerimaan murid baru di sekolah-sekolah negeri menggunakan nilai tertinggi yang berasal dari nilai evaluasi belajar murni (NEM).

Akibatnya, banyak muncul sekolah-sekolah favorit yang berdampak negatif pada beberapa hal, seperti para murid berlomba untuk masuk sekolah favorit tersebut, sehingga banyak sekolah yang kurang favorit jadi kekurangan murid.

Untuk itu pemerintah akan mengubah sistem penerimaan siswa baru yang menggunakan NEM atau grade menjadi berdasarkan zonasi, sehingga semua sekolah baik negeri maupun swasta wajib untuk menerima murid-murid baru yang masuk dalam radius zonasinya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved