WASPADA! Ada PSK "Balas Dendam" Sengaja Tularkan HIV, Caranya Pasang Tarif Murah

Meski lokalisasi sudah tutup, para eks WPS masih banyak yang membuka praktik on call. Ini menjadi ancaman bagi penyuka jajan atau lelaki hidung belang

WASPADA! Ada PSK
surabaya.tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Susi (bukan nama sebenarnya), menunjukkan bercak-bercak putih di tangannya yang muncul akibat konsumsi obat ARV. 

POSBELITUNG.COM, SURABAYA - Praktik prostitusi bisa saja berhenti usai penutupan lokalisasi di sejumlah titik di Surabaya.

Namun, hal ini bukan berarti masalah dan dampak dari praktik itu pun turut berakhir.

Sebaliknya, saat ini patut diwaspadai masalah kesehatan dan penularan HIV/AIDS. 

Pasalnya, saat ini masih banyak wanita pekerja seks (WPS) yang kini berjuang untuk sembuh dari HIV/AIDS.

Mereka kini mendapat pendampingan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya maupun lembaga swadaya masyarakat, yang konsen pada para penderita ini.

Susi (32), bukan nama sebenarnya, salah satu mantan WPS yang sudah divonis positif HIV.

Sejak 2013, ia bekerja di sejumlah tempat prostitusi.

"Saya tiga tahun bekerja di Jurang Kuping, lalu freelance di Moroseneng dan di Dinoyo," ujar Susi.

Selama bekerja ia memang tidak terlalu peduli tentang keamanan dan kesehatan.

Ia hanya memikirkan mendapat uang dan bisa hidup.

Halaman
1234
Editor: aladhi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved