Breaking News:

Kasus Dugaan Penghinaan Presiden oleh Ahmad Dhani Berlanjut, Berkas Sudah Masuk Kejaksaan

Ahmad Dhani dilaporkan ke polisi karena dinilai menghina Presiden Joko Widodo saat berorasi pada aksi 4 November 2016, di Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Musisi Ahmad Dhani saat menggelar konferensi pers di kediamannya Jalan Pinang Mas, Jakarta Selatan, Senin (14/3/2016) malam. Konferensi pers tersebut terkait beredarnya foto Ahmad Al Ghazali Kohler yang sedang memegang tulisan dukungan terhadap Ahok. Tribunnews/Jeprima 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Nawawi mengatakan pihaknya tengah meneliti berkas Ahmad Dhani dalam kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Berkas tersebut belum lama ini diserahkan ke Kejati usai polisi merampungkan penyidikan.

"Kalau tidak salah tanggal 22 (Mei) kemarin kami terima (berkasnya)," kata Nirwan, ketika dikonfirmasi, Jumat (26/5/2017).

Penyerahan tahap satu ini, akan menentukan apakah berkasnya perlu dilengkapi lagi atau tidak.

"Kalau sudah tahap dua, nanti tersangka akan ke Kejaksaan Negeri," ujar Nirwan.

Ahmad Dhani dilaporkan ke polisi karena dinilai menghina Presiden Joko Widodo saat berorasi pada aksi 4 November 2016, di Jakarta.

Dhani dilaporkan oleh Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (7/11/2016) dini hari. Polisi menggunakan Pasal 207 dalam menangani kasus tersebut.

(KOMPAS.com/Nibras Nada Nailufar)

Berita ini telah ditayangkan di KOMPAS.com dengan judul Kejaksaan Terima Berkas Kasus Dugaan Penghinaan Presiden oleh Ahmad Dhani

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved