Breaking News:

Bom Kampung Melayu

Keinginan Terakhir Anggota Polisi Korban Bom Tak Kesampaian, Sang Kekasih Dapat Firasat

Aulia mengaku sempat mendapatkan firasat kepergian kekasihnya itu. Keduanya merencanakan untuk bertemu pada

Tribun Lampung/Perdiansyah
Pemakaman Briptu Ridho Setiawan 

Sedangkan Aulia merupakan adik kelasnya. Keduanya sudah menjalin hubungan sejak Aulia masih duduk di bangku SMP.

Menurutnya, Ridho sudah sejak lama mendambakan profesi sebagai polisi. "Dia sempat disuruh keluarganya untuk lanjut sekolah penerbangan. Tapi dia maunya jadi polisi. Ya sudah sama keluarga didukung aja," tutur Aulia.

Keduanya sempat saling kontak sebelum peristiwa bom terjadi. Ridho saat itu mengabari Aulia bahwa dirinya mendapat tugas menjaga pawai obor mulai pukul 21.00 WIB, Rabu (24/5).

Setelah peristiwa terjadi, Aulia dihubungi oleh seorang teman Ridho, yang mengabarkan bahwa ponsel Ridho tak bisa dihubungi.

Ia pun mencoba menghubungi Ridho berkali-kali namun gagal. Pesan BBM dan WhatsApp yang dikirim pun tak sampai.

Hingga kemudian kabar duka datang dari kakak Ridho, Risa. Sekitar pukul 03.00 WIB, Risa mengabari bahwa Ridho menjadi salah satu korban bom Kampung Melayu.

Namun, saat itu Aulia belum mengetahui kondisi Ridho. Kamis pagi, barulah ia mendapat kabar bahwa kekasihnya sudah tiada. Kabar ini membuat Aulia syok.

Saat ia dalam perjalanan menuju rumah duka, rombongan yang mengiringi jenazah Ridho sudah dalam perjalanan menuju tempat pemakaman keluarga di Lampung Tengah.

"Aku di jalan telepon kakaknya (Risa), ternyata mereka sudah di jalan. Kamu enggak usah ikut nanti orang tua kamu nyariin," tuturnya.

"Padahal aku ingin banget ketemu. Ingin lihat untuk terkahir kalinya," ucap Aulia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved