Bom Kampung Melayu

Kekasih Polisi Korban Bom Sempat Mimpi Ini, 15 Menit Sebelum Ledakan Sempat WA Pacar

"Sebelumnya dia pengen ketemu sore, mau ke rumah saya di Cengkareng. Karena bertugas, jadi enggak bisa," kata Dinda.

Kekasih Polisi Korban Bom Sempat Mimpi Ini, 15 Menit Sebelum Ledakan Sempat WA Pacar
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Personel kepolisian mengusung peti jenazah Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata saat upacara serah terima jenazah di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (25/5/2017). 

POSBELITUNG.COM - Suasana duka dan kehilangan begitu terasa di kediaman keluarga besar Bripda Imam Gilang Adinata di Kampung Srago Gede, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah.

Gilang, demikian polisi 25 tahun itu disapa, merupakan salah satu korban meninggal dunia akibat ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Keluarga besar merasa begitu kehilangan, mengingat Gilang merupakan sosok yang dibanggakan keluarga.

Pasalnya, ia merupakan satu‑satunya anggota keluarga yang berhasil diterima sebagai personel kepolisian.

Rohmat Sugiharta, paman korban, mengatakan Gilang sempat pulang untuk turut serta tradisi sadranan di kampung halamannya akhir pekan lalu.

Ia sempat berziarah ke makam kakeknya.

"Dia sempat pulang sehari semalam, kemudian kembali lagi ke Jakarta karena panggilan tugas," ujarnya.

Namun saat pulang dari Jakarta, Gilang tampak kurang semangat.

Padahal, kata Rohmat, Gilang merupakan pribadi yang supel dan selalu bersemangat, terlebih jika pulang kampong.

Ini mengingat sejak kecil Gilang tinggal di Srago Gede.

Halaman
1234
Editor: aladhi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved