Breaking News:

Menelisik Hotel Bernuansa Horor nan Mistis di Yogyakarta, Petugas Hotel Merinding Lewati Kamar

“Saya melihat adanya dari pergerakan benda-benda seperti gordin, jendela, pintu lemari. Padahal ruangan kedap udara karena jarang di buka”

IST
Hotel horor 

POSBELITUNG.COM - Sore itu 13 Mei 2017, salah satu dari kami mendapatkan pesan WhatsApp dari Bapak Tantono Subagyo, yaitu Ketua Yayasan dari salah satu SMP swasta di Tangerang.

Maksud dari isi pesan WhatsApp Bapak Tantono ini adalah ingin berkenalan dengan komunitas kami yaitu Dolan Bengi, karena beliau akan membawa rombongan siswa SMP untuk menginap di salah satu hotel di sekitar Umbulharjo Yogyakarta.

Beliau ingin “ngangsu kawruh” dan meminta bantuan teman-teman komunitas, berharap nantinya para siswanya tidak terjadi apa-apa pada saat menginap di hotel tersebut.

Karena beliau pernah mendengar berita bahwa pernah terjadi kesurupan massal di salah satu hotel area Umbulharjo Yogyakarta.

Dengan adanya berita tersebut beliau berjaga-jaga untuk terlebih dahulu dengan cara “kulo nuwun” di hotel tersebut yang ditemani teman-teman komunitas kami. Akhirnya beliau membuat janji bertemu pada 14 Mei 2017 di salah satu kedai di daerah Umbulharjo.

14 Mei 2017

Kami beserta teman-teman komunitas Dolan Bengi tiba di kedai tersebut. Kami ngobrol panjang lebar dengan beliau mengenai siswanya yang akan dibawa ke Yogyakarta.

“Saya datang duluan ke Yogya bermaksud ingin kulo nuwun terlebih dahulu di hotel ini karena banyak cerita bahwa hotel ini memiliki cerita misteri. Saya khawatir nanti siswa saya kenapa-kenapa disini. Karena siswa SMP sekarang kan tau sendiri seperti apa kenakalannya”. Ujar Bapak Tantono.

Kami paham maksud dari apa yang telah disampaikan Bapak Tantono. “Setidaknya nanti para siswa dibiasakan permisi di tempat-tempat baru meskipun di dalam hati," ujar Lutfi anggota komunitas Dolan Bengi. Akhirnya kami bersama-sama menuju Hotel tersebut.

Hotel horor (IST)
Hotel horor (IST) 

Bapak Tantono meminta izin kepada petugas untuk melakukan “salam/kulo nuwun” di beberapa kamar yang dipesan untuk menginap. Dan di izinkan oleh petugas Hotel tersebut dengan di damping petugas Hotel tersebut.

Ketika kami menuju kamar pertama di lantai 2, Bapak Tantono, anggota Dolan Bengi & petugas hotel merasakan atmosfir keberadaan mereka.

“Saya melihat adanya dari pergerakan benda-benda seperti gordin, jendela, pintu lemari. Padahal ruangan kedap udara karena jarang di buka”. Ujar Anjar anggota komunitas Dolan Bengi.

Dari situ kita berinisiatif untuk “permisi” karena kita ingin menggunakan tempat tersebut. Kami berkomunikasi dengan mahluk yang ada di kamar tersebut dan tak lupa kami menyampaikan bahwa kehadiran kami disini permisi/ kulo nuwun karena akan membawa siswanya untuk menginap di Hotel ini kurang lebih selama 3 hari.

Lanjut menyusuri setiap kamar menuju kamar paling ujung sendiri. Ditengah perjalanan menuju kamar yang paling ujung, kami melewati tanki air yang sudah tua.

“Saya melihat adanya keberadaan mahluk astral disekitar tanki, energi disini lumayan kuat”. Ujar Mentari anggota komunitas Dolan Bengi.

“Saya pun merasakan keberadaanya walaupun saya belum melihatnya. Tapi getaran energinya lumayan kuat”. Imbuh Bapak Tantono.

Ternyata Bapak Tantono juga “bisa” merasakan keberadaan mereka. Akhirnya kami sampai di kamar paling ujung dan ternyata sama seperti kamar yang pertama, ada pergerakan-pergerakan kecil pada benda-benda yang ada didalam kamar.

“Apa kamar yang ujung-ujung ini lebih baik di huni guru pendampingnya saja ya? Supaya aman juga siswa-siswanya”. Tanya Bapak Tantono.

Kami sepemikiran dengan beliau. Karena energi astral yang ada di kamar paling ujung lebih besar daripada kamar-kamar yang lain.

Hotel horor (IST)
Hotel horor (IST) 

Kami turun ke lantai dasar, melewati taman di bagian tengah Hotel tersebut. Lagi-lagi kami melihat banyaknya aktivitas astral disana karena tempatnya lembab dan tamannya jarang di gunakan orang.

“Saya kalo lewat sini merinding terus, saya pikir hanya perasaan saya saja, tapi saya coba berulang kali lewat sini selalu merinding”. Ujar petugas Hotel.

Kami melihat area Hotel tersebut memang sangat banyak astral berkeliaran. Karena banyaknya bangunan tua yang sudah lama tidak digunakan dan juga lapang kosong bekas bongkaran bangunan tua. Disini sangat mendukung aktivitas astral untuk “mampir” ke area Hotel yang tepat berada disebelah bangunan tua kosong dan lapangan bekas bangunan tua yang juga kosong.

Hotel horor (IST)
Hotel horor (IST) 

Akhirnya tugas kami pun selesai, kami berharap nantinya tidak ada hal-hal yang tidak kami inginkan. Baik selama digunakan siswa SMP swasta Tangerang yang akan menginap maupun pengunjung lain yang akan menginap.

18 Mei 2017

Kami menerima pesan WhatsApp dari Bapak Tantono yang berisi ucapan terimakasih karena apa yang diharapkan kita semua sudah terlaksana dengan baik dan ucap syukur karena tidak ada gangguan sedikitpun.

Kami pun juga bersyukur apa yang kami jalankan selama ini membuahkan hasil yang baik. Karena niat kami membantu dengan ikhlas dan sebisanya kami. (*/tribunjogja.com)

Berita ini sudah dipublikasikan TribunJogja.com dengan judul Menelisik Sejumlah Hotel Bernuansa Horor nan Mistis di Tengah Keramaian Kota Yogya

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved