Breaking News:

Pengamatan Hilal di Tanjungpandan Gagal, Ini Penyebabnya

Pengamatan hilal oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Kemenag Tanjungpandan dari lantai 12 Gedung Hotel BW Suite

Penulis: Dede Suhendar |
Pos Belitung/Dede Suhendar
Petugas BMKG Pusat memantau hilal dengan teropong pengamatan hilal di lantai 12 Hotel BW Suite Tanjungpandan, Jumat (26/5/2017). Pos Belitung/Dede Suhendar 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Pengamatan hilal oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Kemenag Tanjungpandan dari lantai 12 Gedung Hotel BW Suite gagal, Jumat (26/5/2017).

Hal ini dikarenakan kondisi awan semakin tebal sehingga menutupi matahari.

Satu unit teropong hilal putih bertuliskan Vixen terpasang mengarah ke ufuk barat tak mampu menembus awan tebal tersebut.

"Sebenarnya hilal itu mulai terlihat sekitar pukul 17.45.53 WIB, dengan posisi bulan 288 derajat 26 menit 50 detik. Tapi karena kondisi cuaca hilalnya terhalang," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kabupaten Belitung Margiono.

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, tidak semua daerah bisa melihat hilal.

Terutama untuk wilayah kepulauan, karena tingginya proses penguapan air laut yang mempengaruhi terjadinya awan.

Oleh sebab itu, meskipun cuaca cerah tapi kondisi awan menutupi posisi hilal sehingga tidak bisa terlihat.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved