Breaking News:

Gapabel Tolak Tambang Laut yang Merusak Pariwisata

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dukungan untuk penolakan kehadiran Kapal Isap Produksi (KIP) di Belitung Timur (Beltim).

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Edy Yusmanto
Pos Belitung/Disa Aryandi
Capt foto : Gapabel, Senin (29/5/2017) ketika membentangkan spanduk penolakan tambang laut. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Gabungan Pecinta Alam Belitong (Gapabel) menggelar aksi menolak tambang laut di depan kantor perwakilan PT Timah di Jalan Kemuning Kelurahan Parit Tanjungpandan Kabupaten Belitugn, Senin (29/5/2017). 

Membawa spanduk bertuliskan tambang merajalela negara turut serta merusak laut cabut izin pertambangan laut, anggota Gapabel sekaligus memperingati hari anti tambang.

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dukungan untuk penolakan kehadiran Kapal Isap Produksi (KIP) di Belitung Timur (Beltim).

"Ini hanya segelintir saja, sengaja kami lakukan hanya spontan didepan kantor PT Timah, supaya aksi ini didengar dan ini merupakan awal," kata Ketua Gapabel Pifin Heriyanto A.Md kepada posbelitung.com, Senin (29/5/2017).

Menurut Pifin (Teleng), kehadiran tambang laut kini sudah mengancam pariwisata di Negeri Laskar Pelangi, dan menghancurkan program pariwisata yang multi effect.

"Kami sangat menyayangkan sekali. Tambang itu hanya menguntungkan segelintir orang, dan membuat masyarakat sesara," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved