Yuk Warga Manggar, Beli Takjil dan Kue Lebaran Sekaligus Berbagi di Sini

Ratusan lembar pakaian itu dikumpulkan di dalam tiga dus dan diletakkan di samping jejeran takjil dan kue-kue kering produksi warga

Penulis: Dedi Qurniawan |
Yuk Warga Manggar, Beli Takjil dan Kue Lebaran Sekaligus Berbagi di Sini - sumbangan_20170602_210414.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Anjas saat menerima sumbangan pakaian laik pakai dari seorang warga pada hari pertama Gerakan Ramadan Berbagi, Jumat (2/6/2017). Aktiivitas Gerakan Ramadan Berbagi, Jumat (2/6/2017) (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN)
Yuk Warga Manggar, Beli Takjil dan Kue Lebaran Sekaligus Berbagi di Sini - gerakan-ramadan_20170602_205711.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Anjas saat menerima sumbangan pakaian laik pakai dari seorang warga pada hari pertama Gerakan Ramadan Berbagi, Jumat (2/6/2017). Aktiivitas Gerakan Ramadan Berbagi, Jumat (2/6/2017) (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN)

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Sebanyak 132 lembar pakaian laik pakai berhasil dikumpulkan pada hari pertama dimulainya Gerakan Ramadan Berbagi di Kecamatan Manggar, Jumat (2/6/2017).

Beberapa di antaranya bahkan adalah pakaian baru yang masih dibungkus dalam plastik rapi.

Ratusan lembar pakaian itu dikumpulkan di dalam tiga dus dan diletakkan di samping jejeran takjil dan kue-kue kering produksi warga dan ikut dijajakan bersamaan dengan kegiatan yang menempati satu stand warung kopi di bilangan Jalan Sudirman, Kecamatan Manggar atau di sebelah Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Manggar ini.

"Hari ini terkumpul 132 lembar pakaian. Beberapa di antaranya adalah pakaian baru," ujar satu di antara penggerak Komunitas Pelangi Peduil, Anjas Ansari kepada Pos Belitung, Jumat (2/6/2017).

Anjas menuturkan, di stand tempat mereka berkumpul juga disediakan takjil buka puasa serta kue-kue lebaran buatan warga.

Pihaknya ikut menjual barang-barang tersebut bersamaan dengan kegiatan pengumpulan pakaian laik pakai ini.

"Hasil penjualannya akan di bagi, 80 persen untuk pemilik barang jualan atau produsennya, dan 20 persenya akan didoninasikan. Kan lumayan, bisa beli takjil dan kue lebaran sekaligus dapat pahala," ujarnya.

Dia menjelaskan, Gerakan Ramdan Berbagi diinisasi oleh Komunitas Pelangi Peduli yang merupakan kumpulan anak muda di Beltim dan beberapa di antaranya adalah Pekerja Sosial Masyarakat.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 16 Juni 2017 mendatang untuk kemudian didistribusikan.

Anjas mengatakan, sasaran kegiatan ini adalah mereka yang dinilai sangat membutuhkan. Komunitas Pelangi Peduli akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Beltim untuk memakai data penerima Bansos.

"Pendistribusian hasil yang terkumpul dari stand ramadan akan kami lakukan pada 17-20 Juni mendatang untuk tujuh kecamatan di Beltim. Jika memungkinkan, pendistribusian akan dilakukan dengan cara ngabuburit atau touring," ujarnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved