Breaking News:

Permohonan RDP Forttal Tak Kunjung Dijawab DPRD Beltim, 'Lah Suratnya Nyasar Kemana?'

Sudah disodorkan sejak dua pekan lalu, hingga hari ini permohonan fasilitasi tersebut belum juga dijawab. Rapat Dengar Pendapat untuk menyikapi...

Penulis: Dedi Qurniawan |
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Fortal Beltim saat bertemu Anggota DPRD Beltim Rohalba dan Koko Haryanto, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Forum Rakyat Tolak Tambang Laut (Forttal) Belitung Timur diketahui telah menyodorkan surat permohonan fasilitasi rapat dengar pendapat (RDP) ke DPRD Beltim.

Sudah disodorkan sejak dua pekan lalu, hingga hari ini permohonan fasilitasi tersebut belum juga dijawab.

Rapat Dengar Pendapat untuk menyikapi penolakan terhadap tambang laut di Beltim belum juga digelar.

Ketua DPRD Beltim Tom Haryono Harun mengaku, ia sudah membaca surat tersebut sejak seminggu yang lalu.

Selanjutnya surat didisposisikan kepada Komisi II DPRD Beltim yang membidangi pertambangan. Menurut Tom, hal itu diserahkan kepada komisi karena terkait teknis.

"Selanjutnya, nanti komisi akan melakukan rapat internal mereka secara teknis menyikapi masalah ini, lalu akan dilaporkan kepada saya bagaimana menyikapi masalah ini. Sudah sejak seminggu yang lalu, sudah saya disposisikan," ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua Komisi II Oman Anggari langsung mengajak Pos Belitung ke ruang kerjanya di Komisi II saat dikonfirmasi soal tindaklanjut surat Forttal tersebut.

Dia mengecek surat-surat yang ada termasuk menelpon pegawai sekretariat yang biasa mengurusi soal ini.

Hasilnya nihil sebab surat tersebut tak diketahui rimbanya dan disebut didisposisikan kepada Komisi III DPRD Beltim yang membidangi urusan lingkungan hidup.

"Surat itu kebetulan sampai hari ini, jam 14.00 ini, belum ada disposisi surat ke meja saya. Kalau ada surat itu hari ini, pasti akan ditindaklanjuti. Akan dijadwalkan rapat audiensi sesuai permohonan surat," ujar Oman.

Koordinator Forttal Beltim Albani mengatakan, pihaknya sudah mengajukan surat permohonan fasilitasi sejak Jumat (26/5) lalu.

Sebanyak dua surat dibuat dan ditujukan masing-masing kepada Ketua DPRD Beltim dan Komisi II DPRD Beltim.

Surat diantarkan ke bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat DPRD Beltim.

"Surat itu sudah kami masukkan sejak Jumat (26/5) lalu. Kami serahkan ke Bagian Umum dan Perlengkapan," kata Albani. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved