Breaking News:

Produksi Kopi Asli Belitong Memiliki Prospek Menjanjikan

Lalu di Desa Renggiang dan Lilalangan, ketinggiannya hanya mencapai 30 hingga 50 MDPL sehingga digolongkan sebagai kopi pesisir.

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Edy Yusmanto
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Pimpinan Kopi Belitong Bambang Irawan atau Bang Ir (paling kanan). (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN) 

Baca: Inilah Kopi Asli Belitong, Petaninya Sempat Bingung Soal Pemasaran

Bang Ir tahu betul tentang kopi. Dia memiliki pengalaman bekerja di bidang ini selama 15 tahun.

Termasuk terlibat dalam memproduksi kopi belanda dan menjadi suplayer untuk industri kopi sachet di sejumlah perusahaan besar di Indonesia.

Singkat cerita, dia dikontak dan diminta Wakil Bupati Beltim Burhanudin (Aan) untuk membina petani kopi di Beltim karena sudah beralih ke tanaman karet.

"Saya survei di Lilangan, ada beberapa hektar kopi yang selamat karena memang tidak ada yang menampung. Karena saya pemain kopi, maka saya tampung ditambah lagi, saya produksi Kopi Belitong," kata dia.

Dia mengatakan, saat ini produksi Kopi Belitong hanya dipasarkan di Pulau Belitong.

Sebab, saat ini pasokan biji kopi sangat minim dan akan menjadi kendala jika Kopi Belitong mau dipasarkan ke supermarket.

"Sumber bijinya belum banyak. Kalau saya langsung masuk ke supermarket, kelabakan saya tidak bisa memenuhi. Kalau tanaman sekarang menghasilkan tiga tahun lagi. Baru saya siap dengan kapasitas 50 ton misalnya, bisa saya,"ujarnya.

Bang Ir yakin Kopi Belitong memiliki prospek positif karena pengalamannya.

Dia diketahui pernah ikut membangun Equil Mineral Water yang sekarang memasok minuman air mineral untuk Istana Presiden RI.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved