Breaking News:

Lihat Peta IUP Aktif di Wilayah Laut Belitung Dalam Raperda Rencana Zonasi, Ini Reaksi Bupati

Bahkan pemda juga sudah pernah membahas penyusunan RZWP3K, tetapi karena terbitnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah...

Penulis: Dede Suhendar |
Dok Pos Belitung
Sahani Saleh (Sanem) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Bupati Kabupaten Belitung Sahani Saleh bereaksi ketika melihat IUP aktif di wilayah laut Kabupaten Belitung dalam acara FGD persiapan penyusunan Raperda RZWP3K di ruang rapat Bappeda Kabupaten Belitung, Senin (14/8/2017).

Menurutnya, pembahasan RZWP3K sudah tertuang dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Bahkan pemda juga sudah pernah membahas penyusunan RZWP3K, tetapi karena terbitnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, maka dokumen tersebut harus disusun oleh Pemerintah Provinsi.

"Sebenarnya pembahasan ini sudah ada dasarnya yaitu RTRW dan rencana strategis dimana sudah terdapat potensi-potensi pengembangan pulau kecil untuk perikanan dan pariwisata," katanya.

Meskipun sudah kewenangan provinsi, namun Sanem menegaskan bahwa urusan tambang diharamkan di wilayah Kabupaten Belitung.

"Jadi diharamkan sekali untuk urusan tambang, itu harga mati. Walaupun di situ sudah tertera IUP milik siapa dulunya, tapi sekarang kami sudah komitmen dalam pengembangan pariwisata," tegasnya.

Selain itu, kata dia, pada wilayah perairan Kabupaten Belitung juga sudah disiapkan untuk pengembangan substansi Kawasan Geopark seperti Marinepark dan geosite lainnya.

"Makanya kalau potensi lain mari kita susun bersama tapi kalau tambang jelas kami haramkan," katanya.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved