Breaking News:

Rekam Aksi Polisi Melakukan Pungli ke Sopir, Pria Ini Malah Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Beberapa waktu lalu beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota kepolisian yang diduga melakukan tindak pungutan liar (pungli) kepada...

Bhayangkara News
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM - Beberapa waktu lalu beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota kepolisian yang diduga melakukan tindak pungutan liar (pungli) kepada sopir truk.

Oknum polisi yang tidak diketahui identitasnya tersebut meminta uang pungli sebesar Rp 100 ribu kepada setiap sopir truk.

Melansir wawancara yang direkam oleh DutaTV Banjarmasin, Kapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol Rachmat Mulyana, akan mencari orang yang mengunggah dan menyebarkan video tersebut.

Rachmat menyebut jika pengunggah dan penyebar video akan dijerat Undang-undang IT dan terancam hukuman 6 tahun penjara.

"Kalau yang menyebarkan kena Undang-undang IT lah," katanya kepada awak media seperti pada video yang diunggah oleh akun Facebook Ridwan Efendy, Kamis (18/8/2017).

Polda Kalsel bekerja sama dengan tim khusus cyber sedang menelusuri pelaku yang menyebarkan video tersebut.

Pernyataan Kapolda Kalsel ini justru menuai tanggapan negatif dari warganet.

"Aku bingung di negara ini, lucu rasanya di sini dengan hukum yang terbilang unik," kritik seorang netter Ariandhy Fernando Nasution.

"Senjata makan tuan jadinya dulu sma kapolri boleh merekam justru itu jebakannya," tulis akun Rahman Ducker.

Simak videonya!

(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved