Masuk Daftar Pengurus Kelompok Penyebar Ujaran Kebencian dan SARA, Eggy Sudjana Bilang Ini

Dalam struktur organisai Saracen Mayjend Purn Ampi Tanudjiwa dan Eggi Sudjana disebut sebagai Dewan Penasihat.

Editor: Rusmiadi
Tribunnews.com/Theresia Felisiani
Eggy Sudjana 

POSBELITUNG.COM - Pengacara  Eggy Sudjana membantah, sebagai pengurus kelompok penyebar konten ujaran kebencian dan SARA, Saracen.

"Itu tidak betul, itu fitnah buat saya," ujar Eggy saat dikonfirmasi Tribunnews, Kamis (24/8/2017).

Eggy menerangkan, pihak kepolisian sebagai penyidik harus proporsional dan profesial.

Dia mempertanyakan, kenapa namanya masuk sebagai dewan penasehat.

Eggy minta penjelasan kepolisian, terutama dalam melakukan penyelidikan.

Eggy meminta polisi memaparkan bukti-bukti, bukan argumentasi.

"Misalnya, saya ada tidak rekaman atau tanda tangan saya yang juga menjadi dewan pembina di situ. Apa bukti-buktinya, itu namanya hasil penyelidikan. Setelah hasil penyelidikan benar, prosesnya benar, baru panggil saya boleh. Bisa sebagai saksi, bisa sebagai tersangka," ujar Eggy.

Eggy heran, Polri tiba-tiba ingin memintai keterangannya.

Sebab, dia mengaku tidak mengetahui seluk beluk saracen.

Bahkan, tidak pernah mendengar saracen, dan baru mendengar saracen hari ini.

"Jadi tidak layak saya dijadikan saksi, apalagi mau dijadikan tersangka," ujar Eggy.

Eggy bahkan berniat melaporkan balik pihak yang menyeret namanya sesuai Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik.

Tapi, dia belum dapat melakukan itu, lantaran belum tahu siapa yang menyebut namanya masuk struktur saracen, sebagai dewan penasehat.

"Tapi saya tidak bisa gunakan itu, karena saya juga belum tahu ini siapa yang main-main begini. Jadi bagaimana saya mau melapor?" ujar Eggy.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved