Kisah Guru Wanita Belasan Tahun Mengajar di Pulau Terpencil, Raih Prestasi di Tingkat Nasional

Selain itu, perahu motor nelayan juga menjadi penentu keberhasilannya untuk mencapai Pulau Kuil. Karena tidak semua nelayan berkenan ke...

Kisah Guru Wanita Belasan Tahun Mengajar di Pulau Terpencil, Raih Prestasi di Tingkat Nasional
IST
Hamidah (tengah) usai menerima penghargaan. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Mengabdi selama 17 tahun menjadi seorang guru bukan perkara mudah, terutama saat ditempatkan di daerah terpencil.

Pengalaman itu dirasakan Hamidah, seorang guru SD Negeri 6 Pulau Kuil, Kecamatan Selat Nasik.

Butuh waktu sekitar enam jam bagi ibu dua orang anak ini untuk melakukan perjalanan menunaikan tugasnya sebagai seorang pendidik.

Perjalanan itu tentunya tidak semulus aspal, karena gelombang laut seketika bisa mengancam keselamatannya.

Namun, perjuangannya selama belasan tahun akhirnya mendapat perhatian dari pemerintah.

Tepat pada 18 Agustus 2017, Hamidah mendapat penghargaan dalam ajang pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestrasi dan berdedikasi tingkat Nasional.

"Alhamdulillah rasanya senang sekali dan bangga bisa mengharumkan nama Kabupaten Belitung. Dak nyangka juga bisa dapat karena pesertanya kan dari 34 provinsi se-Indonesia," ujarnya saat dihubungi posbelitung.com, Jumat (1/9/2017).

Penghargaan tersebut merupakan kali pertama yang diterima Hamidah pasca mengajar semenjak 2001 silam.

Karirnya sebagai seorang guru dimulai dari CPNS dan langsung ditempatkan di Pulau Kuil.

Halaman
123
Penulis: Dede Suhendar
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved