Breaking News:

Mengerikan! Dua Pohon di Pura Batal Ditebang, Disebut Minta Tumbal 11 Nyawa

Karena ada pawisik tersebut, akhirnya rencana pemotongan kayu dengan diameter sekitar 50 centimeter urung dilakukan. Pengempon pura tak berani...

Tribun Bali/I Made Argawa
Pengempon Pura Batur Sri Murti, I Ketut Suirta, menunjukkan palinggih dari tumpukan batu yang merupakan situs purbakala, Kamis (9/7/2-017). 

Di pura ini ada 14 palinggih.

Namun sebagian besar palinggih merupakan tumpukan batu.

Ada celah yang dibuat untuk menghaturkan banten.

Jro Mangku Inda menyebutkan, secara niskala dipercaya tumpukan batu yang menjadi palinggih adalah prasasti.

“Katanya seperti itu, namun hanya bisa dilihat secara niskala,” terangnya.

Kapan mulai adanya pura tersebut, Jro Mangku Inda juga tidak mengetahui secara jelas. Begitu juga Suirta.

“Menurut hasil penelitian ini adalah situs prasejarah. Kami sebagai pengempon juga tidak berani melakukan perubahan bentuk,” ujar Suirta. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved