Breaking News:

Polisi Periksa 11 Terduga Pemilik Tabung Gas Elpiji dari Sunda Kelapa

Kini masih terus mendalami proses penyelidikan terhadap ribuan tabung gas elpiji yang didatangkan dari Pelabuhan Sunda Kelapa tersebut

Pos Belitung/Disa Aryandi
Kapolres Belitung AKBP Sunandar. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - 11 terduga pemilik tabung gas elpiji dari KLM (Kapal Layar Motor) Anugerah Jaya 02 dan KLM Bungawali, sudah diperiksa penyidik Satreskrim Polres Belitung, Selasa (19/8/2017).

Polisi, masih terus mendalami proses penyelidikan kasus pengiriman ribuan tabung gas elpiji dari Pelabuhan Sunda Kelapa ini.

"Kami masih terus mendalami, dan memintai keterangan dari berbagai pihak. Termasuk 11 orang pemilik tabung gas elpiji tersebut sudah kami panggil, untuk dimintai keterangan," kata Kapolres Belitung AKBP Sunandar kepada posbelitung.com.

Polisi menduga pengangkutan tabung gas elpiji dari Pelabuhan Sunda Kelapa itu, telah berlangsung lama.

Ada dugaan tabung gas elpiji tersebut diangkut tidak melalui rayonisasi PT Pertamina (Persero) yang ada di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebelumnya, polisi baru sebatas melakukan penyelidikan terhadap pengiriman tabung gas elpiji tersebut, menyusul terbitnya surat Gubernur Bangka Belitung, tentang pengiriman Bahan Bakar Gas /LPG ke Pulau Belitung.

Surat dengan nomor 540/849/ESDM itu dikeluarkan tertanggal 31 Agustus 2017.

Mayoritas ribuan tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram (Kg) tersebut, milik 11 orang pengusaha atau penampung di Kabupaten Belitung. gas tersebut didatangkan langsung oleh pengusaha ini secara bersama. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved