Breaking News:

Soal Pengiriman Tabung Gas Elpiji, KSOP Tanjungpandan Hanya Berwenang Beri Imbauan

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan Capt Muas Effendi mengaku hanya berwenang memberikan imbauan

Soal Pengiriman Tabung Gas Elpiji, KSOP Tanjungpandan Hanya Berwenang Beri Imbauan
Pos Belitung/Disa Aryandi
Capt foto : Kepala KSOP Tanjungpandan Capt Muas Effendi. Pos Belitung/Disa Aryandi

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan Capt Muas Effendi mengaku hanya berwenang memberikan imbauan kepada pemilik kargo soal pengiriman tabung gas elpiji. 

Kendati demikian, Muas sudah mendapat surat edaran dari Gubenur Bangka Belitung (Babel) nomor 540/849/ESDM tertanggal 31 Agustus 2017, tentang pengiriman Bahan Bakar Gas /LPG ke Pulau Belitung.

"Memang suplayer itu tidak boleh dari Jakarta, tapi kami hanya bisa mengimbau saja," kata Muas kepada posbelitung.com, Selasa (19/9/2017).

Baca: Polisi Periksa 11 Terduga Pemilik Tabung Gas Elpiji dari Sunda Kelapa

Semula terdapat ribuan tabung Gas Elpiji dikirimkan dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta menuju Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjungpandan, Belitung.

Pengangkuatan Gas Elpiji tersebut menggunakan KLM Anugerah Jaya 02 dan KLM Bungawali. Ada 11 orang pemilik dari tabung gas berukuran rata-rata 12 Kilogram (Kg) tersebut.

Pengangkutan terhadap tabung Gas Elpiji dari Pelabuhan Sunda Kelapa itu, telah berlangsung lama. Cara pengangkutan tabung ini, diduga tidak melalui rayonisasi PT Pertamina (Persero) yang ada di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved