Memulai Balapan MotoGP Aragon, Ini Komentar Rossi Setelah Free Practice
Rossi sendiri tak memungkiri, lintasan basah saat latihan di Aragon memudahkannya untuk mengendarai Yamaha YZR-M1.
POSBELITUNG.COM - Valentino Rossi sudah menjajal lintasan sirkuit pada sesi latihan bebas atau Free Practice (FP) 1 dan 2 MotoGP Aragon, dengan mengendarai YZR-M1, Jumat (22/9)/2017).
Meskipin baru pulih dari cedera patah tulang tibia dan fibula pada kaki kanan, setelah jatuh daat latihan enduro beberapa waktu lalu.
Baca: Akhirnya, Rossi Raih Posisi Start ke Tiga MotoGP Aragon, Vinales Start Pertama
Tak disangka, Rossi berhasil menyelesaikan dua sesi latihan, tanpa insiden dan masalah. Ia menempati posisi ke-18 pada FP1 dengan catatan waktu terbaik 2 menit 04,066 detik dari total delapan lap yang ditempuhnya.
Catatan waktunya meningkat pada FP2, yakni 2 menit 01,917 detik dan total melahap 13 lap, walaupun Rossi turun di posisi ke-20.
“Ini hari yang positif, karena saya merasa baik di atas motor sejak pagi. Saya merasa cukup nyaman, juga karena posisi dia atas motor lebih baik dibandingkan YZF-R1M. Jadi saya bisa mengendarai motor tanpa banyak kesakitan,” paparnya seperti dikutip dari motorsport.com.
“Hal positif lainnya, setelah dua latihan, kondisi kaki baik. Saya tidak merasa banyak kesakitan. Bengkak di kaki juga tidak menjadi lebih besar. Saya merasa tidak terlalu buruk.”
Sirkuit Basah
Rossi sendiri tak memungkiri, lintasan basah saat latihan di Aragon memudahkannya untuk mengendarai Yamaha YZR-M1.
Namun, ia juga sadar akan risiko yang dapat terjadi. Salah satunya jika kembali mengalami kecelakaan.
“Di lintasan basah, secara fisik itu jauh lebih mudah. Dan ini membantu saya untuk mengawali akhir pekan. Tapi di sisi lain lebih berbahaya, karena lebih mudah membuat kesalahan dan terjatuh.
“Saya harus selalu mengambil beberapa margin. Jadi saya tidak tahu apakah itu lebih baik atau tidak. Menurut satu sudut pandang itu lebih buruk, karena Anda harus selalu waspada.”
Ditanya lebih lanjut apakah bisa balapan pada Minggu (24/9), Rossi pun menjawab, jika lintasan basah, maka ia tak akan memiliki masalah tertentu.
Pasalnya, lintasan kering lebih banyak menuntut kekuatan fisik, terutama kaki dan bagian tubuh lainnya.
“Saya harus berkendara dengan lebih banyak usaha, pada lengan dan bahu, karena saya tidak punya tenaga kaki untuk melakukan pengereman. Jadi sedikit lebih menuntut,” tandasnya.
“Anda juga harus menggerakan motor dari sisi satu ke yang lain di lintasan kering, dan ketika Anda sepenuhnya merebah, Anda (berada) di luar (motor).
“Saya belum memahami hal ini saat mengendarai R1, karena R1 lebih normal, seperti M1 di lintasan basah. Tapi M1 di lintasan kering, Anda harus lebih di luar motor. Dengan kondisi seperti ini basah, tidak masalah. Tapi untuk lintasan kering, kami perlu menunggu besok dan berharap kondisinya baik.”
Ia mengungkapkan, telah mempelajari pelindung khusus untuk semua kaki. “Karena saya tidak hanya sakit di lutut, tapi juga di pergelangan kaki,” bebernya.
“Kami mencoba beberapa pelindung kaki yang rasanya tidak terlalu buruk. Soal motor, saya senang bisa berkendara pada set-up normal.”.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/valentino-rossi_20170923_112947.jpg)