Kisah Ulama Mati Suri dan Dikuburkan, Bisa Keluar Setelah Pencuri Kafan Menggali Makamnya

Namun, setelah dikubur, Abdullah ternyata belum mati. Hanya jantung dan napasnya yang berhenti sementara.

Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM - Orang yang sudah meninggal dunia akan kembali pada Allah. Meskipun itu orang yang amal ibadahnya baik dan tak pernah berbuat dosa, Tidak akan bisa hidup kembali.

Karena umur itu sudah ditentukan oleh Allah SWT.

Tapi ada kejadian yang bikin ngeri.

Seorang ulama yang meninggal tiba-tiba hidup kembali.

DVASV

Begini Kronologinya...

Mengutip sinaran, suatu saat, Abdullah bin Umar Al Baidlawi sudah dianggap meninggal oleh orang-orang di sekitarnya.

Usai dirawat sebagaimana jenazah pada lazimnya, ia dikebumikan dan diratakan tanah di atas pusaranya.

Namun, setelah dikubur, Abdullah ternyata belum mati. Hanya jantung dan napasnya yang berhenti sementara.

Demikian dikatakan Habib Abdullah bin Abdurrahman Al-Muhdlar dari Hadramaut, Yaman saat menjawab pertanyaan salah satu pengunjung tentang mati suri dalam acara Haflah Akhir Sanah Pesantren Darut Tauhid Al Huda, Jatilawang, Wanayasa, Banjarnegara.

Ia melanjutkan, karena orang tersebut hidup namun tidak bisa keluar dari dalam kuburan, Abdullah bin Umar kemudian bernadzar.

Jika saya bisa hidup kembali ke dunia sebagaimana semula, aku bernadzar akan menafsiri Al-Qur’an.

Ternyata, tidak sampai selang waktu lama, ada seorang yang berprofesi sebagai pencuri kain kafan datang menggali kuburan di mana Abdullah dikebumikan.

Ia kaget bukan kepalang. Jenazah yang ia gali dapat bergerak sendiri. Ia pun lari tunggang-langgang. Habib muda ini melanjutkan, jenazah yang hidup lagi ini lalu menyeru kepada pencuri,

“Hai, jangan lari, kemari! Begini, kamu ini ingin mencuri kain kafanku bukan?”

Allahuakbar,Dokter Temukan Surat Wasiat di Tas Tangan Jenazah Wanita Ini, Isinya Mengejutkan!

Seorang wanita berusia 71 tahun menghembuskan nafasnya dirumah sakit.

Kematian menjadi viral setelah dokter menemukan sebuah surat wasiat yang menyayat hati.

Dilansir dari Babab.net, si wanita telah meninggal selama dua hari.

namun tidak ada keluarganya yang datang .

Namun seorang pria bernama Imran berusia 53 tahun menderita cacat bisu adalah anak dari wanita tersebut.

Ia Awalnya hanya mendapat kabar jika ibunya sakit kamis lalu.

Ilustrasi
Ilustrasi 

Sebelum kematiannya, warga lanjut usia yang tinggal di Program Perumahan Rakyat Kangar 1 (RPA) di sini,

telah menulis surat wasiat untuk meminta seseorang yang membaca suratnya.

untuk mengatur tubuhnya jika dia meninggal.

Itu karena anaknya tidak mampu melakukan itu.

Dia juga meminta agar wajahnya ditunjukkan pada anaknya setelah di kafani sehingga anaknya tahu bahwa dia telah pergi.

sdac

Ketua Komite Pengembangan dan Keamanan Desa Indera Kayangan Zulkefli Mokhtar, 52 mengatakan bahwa surat tersebut ditemukan di dalam tas almarhum saat staf rumah sakit ingin menemukan dokumen identitas almarhum.

"Itu adalah kehendak istri saya yang terlambat.

"Awal tahun ini, dia pernah berbicara tentang masa depan anaknya dan bagaimana mengelola tubuhnya jika meninggal.

"Dia khawatir anaknya mungkin tidak tahu mengatur tubuhnya dan berharap tetangga bisa membantu," katanya.

Menurutnya, mereka bahkan tidak mengetahui adanya surat tersebut.

Namun ia meyakini semangat tersebut sering membawanya di dalam tas.

sad

Arwah dimakamkan di Pemakaman Tok Paduka

Sementara itu, Kepala polisi setempat Kangar Abdul Rahman Mohd Noordin.

saat dihubungi mengkonfirmasi kejadian tersebut dan hasil post-mortem tersebut meninggal karena penyakit jantung.

Menurut dia, sebuah penyelidikan awal menemukan bahwa Bibi Meherniga meninggal pada hari Selasa.

Sebelum mayatnya ditemukan oleh penduduk desa pada hari Kamis di rumah tersebut.

Dan kasus tersebut diklasifikasikan sebagai kematian mendadak (SDR).

Sementara itu, Imran, yang berprofesi sebagai asisten di Community Rehabilitation Centre di Jalan Pegawai, sekarang harus hidup sendirian.

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved