Breaking News:

Memasuki Musim Penghujan, Beberapa Hari Kedepan Diperkirakan Hujan Lebat Disertai Petir

Ia menambahkan, Pulau Belitung memiliki tipe iklim ekuatorial dalam artian memiliki dua kali puncak musim hujan dalam satu tahun.

Penulis: Dede Suhendar |
Repro
Peta Himawari BMKG menunjukkan awal CB (orange) menutupi area Pulau Belitung. (Repro) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Hujan disertai petir mulai mengguyur wilayah Belitung semenjak beberapa hari belakangan.

Menurut Kepala UPT BMKG Stasiun Meteorologi Bulu Tumbang Tanjungpandan Carles, pada Oktober sudah memasuki musim penghujan.

Berdasarkan peta himawari BMKG, Pulau Belitung sudah tertutup awan Comulonimbus (CB).

Artinya hujan lebat beserta petir diprediksi masih akan turun beberapa hari ke depan.

"Bisa dilihat di peta himawari itu memang ada pergerakan awan CB. Kenapa terjadi petir itu karena ciri awan CB itu memang terjadinya petir," ujarnya kepada posbelitung.com, Rabu (4/10/2017).

Selain itu, kata dia, jika dilihat dari peta prakiraan angin, terdapat siklonik di sekitar wilayah samudera Hindia dan di atas Papua.

Akibatnya pergerakan angin di Pulau Belitung melambat. Namun, kondisi tersebut justru berpotensi terjadinya angin puting beliung.

Ia menambahkan, Pulau Belitung memiliki tipe iklim ekuatorial dalam artian memiliki dua kali puncak musim hujan dalam satu tahun.

Biasanya puncak hujan itu terjadi pada Maret-April dan Oktober-November.

"Jadi sebenarnya memang sudah masuk musim hujan bulan-bulan ini," katanya.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved