Petani Lada di Bangka Belitung Bisa Kredit Bank Dengan Agunan Stok Lada, Begini Caranya

Pemerintah daerah menerapkan subsidi 50 persen, agar bunga pinjaman tidak memberatkan para petani

Petani Lada di Bangka Belitung Bisa Kredit Bank Dengan Agunan Stok Lada, Begini Caranya
(Kompas.com/ Heru Dahnur)
Lada putih Bangka yang sudah dikemas sebagai salah satu komoditas ekspor dengan pasar hingga Eropa. 

POSBELITUNG.COM - Stok lada milik para petani di Bangka Belitung (Babel) yang tersimpan di gudang, bisa dijadikan sebagai agunan untuk meminjam uang di bank.

Pemerintah daerah menerapkan subsidi 50 persen, agar bunga pinjaman tidak memberatkan para petani.

“Lada yang bisa dijadikan agunan adalah lada yang tersimpan dan memiliki resi gudang yang ditunjuk pemerintah,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Bangka Belitung, Yuliswan, saat berbincang dengan Kompas.com, Jumat (6/10/2017).

Menurut Yuliswan, petani bisa meminjam uang maksimal 70 persen dari harga lada yang tersimpan.

Proses peminjaman ini pun hanya dilakukan jika petani bersangkutan mengajukan permohonan.

“Peminjaman uang bekerja sama dengan bank konvensional dengan nilai bunga 12 sampai 13 persen per tahun yang setelah disubsidi 50 persen oleh pemerintah daerah, menjadi 6 sampai 7 persen per tahun,” tuturnya.

Adapun mekanisme resi gudang diterapkan pemerintah Kepulauan Bangka Belitung agar petani bisa menahan penjualan saat harga lada turun.  

Sebelum menerbitkan resi gudang, pemerintah akan menurunkan tim survei untuk menguji kualitas dan mutu lada yang dihasilkan para petani.

Untuk jangka panjang, pemerintah Kepulauan Bangka Belitung berencana membuka kerja sama peminjaman dengan perbankan syariah dengan sistem bagi hasil demi menghindari risiko bunga pinjaman. (Kompas.com/Heru Dahnur)

Berita ini sebelumnya sudah dimuat di Kompas.com dengan judul : Stok Lada Petani di Bangka Bisa Jadi Agunan untuk Pinjaman ke Bank

Editor: rusmiadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved