Cucu Tega Bunuh Nenek Sendiri, Jasadnya Dikubur di Bawah Tempat Tidur
Tio awalnya dicurigai sebagai pelaku. Ia yang tinggal dengan korban kemudian menghilang usai penemuan jenazah yang dikubur dalam kamar
POSBELITUNG.COM, PEKANBARU - Polresta Pekanbaru menangkap pelaku pembunuhan nenek Tiamah (70) yang ditemukan tewas dikubur dalam rumah.
Pelaku pembunuhan diduga adalah cucu korban, yakni Tio (20).
Tio awalnya dicurigai sebagai pelaku. Pasalnya, ia yang tinggal dengan korban kemudian menghilang usai penemuan jenazah yang dikubur dalam kamar.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto mengatakan, Tio tinggal selama setahun bersama neneknya.
Tio yang selama ini dikenal keluarga berperilaku tidak baik minggat dari rumah setelah ribut dengan keluarga.
"Motif kasus pembunuhan ini belum bisa jelaskan karena akan kita jelaskan dalam waktu dekat," ucap Kapolresta Susanto, Jumat (13/10/2017).
Tio ditangkap di satu warung di Nagoya, Batam, Jumat sore. Pihak Polresta Pekanbaru meminta bantuan polisi setempat dalam melakukan penangkapan.
Bersama Tio, turut diamankan seorang perempuan yang diketahui bernama Fiki.
Saat ini, keduanya sudah dibawa ke Pekanbaru.
"Dalam kasus ini, Tio kita duga adalah pelaku pembunuhan kasus ini," tutur Susanto.
Sebelumnya, Tiamah dikabarkan hilang sejak 5 Oktober 2017, dari rumahnya di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pekanbaru.
Namun, setelah dicari selama tiga hari, pihak keluarga menemukan jasad korban.
Hal ini terungkap setelah pihak keluarga membuka paksa pintu kamar dan menemukan gundukan tanah dibawah tempat tidur korban.
Pihak keluarga yang cugiga akhirnya membongkar gundukan itu dan menemukan jenazah Tiamah.
Terkubur di bawah tempat tidur
Seperti diberitakan, warga RT 02 RW 04 Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau dihebohkan dengan adanya temuan mayat yang terkubur dalam rumah. Korban diketahui bernama Tiamah (70).
Jenazah wanita lanjut usia itu ditemukan terkubur dalam kamar korban. Kuburan itu persis berada di bawah springbed korban.
"Saksi yang merupakan anak korban awalnya melihat ada gundukan tanah di bawa tempat tidur. Setelah diperiksa dan digali ternyata jenazah korban," ucap Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi, Senin (9/10/2017).
Anak korban, Edy Siswanto (39) yang merupakan anggota polisi ini mengatakan, tadi malam dia mencari ibunya yang sudah menghilang sejak 5 Oktober 2017. Setelah dicari dia mencurigai adanya bau busuk dalam kamar milik korban.
Karena curiga, dia mencoba masuk ke kamar namun dikunci. Dia membuka paksa pintu kamar ibunya. Saat itulah dia melihat ada gundukan tanah di bawah kasur.
Melihat itu dia memanggil keluarga besarnya. Setelah itu dia meminta bantuan warga untuk menggali gundukan tanah tersebut.
"Setelah itu, mereka membongkar gundukan tanah itu. Saat sudah tergali, dilihatlah jenazah dalam kondisi telentang," ucap Edy Sumardi lagi.
Edy menerangkan, selama ini Tiamah tinggal bersama cucunya Tio Winarto. "Saat kejadian, cucu korban sudah menghilang. Korban dinyatakan hilang sejak Kamis lalu. Diduga ini kasus pembunuhan," ucap Wakapolresta (Kontributor KompasTV, Citra Indriani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/mayat_20170708_131842.jpg)