Breaking News:

Wartawan Dulu Tertawa Jokowi Didoakan Ini Oleh Pemilik Warteg, Ternyata Sekarang Jadi Kenyataan

Meski Bu Haji tidak mengambil hati perkataan para wartawan, namun Bu Haji tetap yakin kalau suatu saat Jokowi akan...

Tribunnews.com/Gita Irawan
Bu Hajah Djunah atau Bu Haji pemilik Warung Tegal (Warteg) di depan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. TRIBUNNEWS.COM/GITA IRAWAN 

"Sekarang kamu yang makan di tempat saya ya," kata Bu Haji kembali menirukan Jokowi.

Sampai hari ini Bu Haji masih mengirim makanan setiap hari untuk sekitar 20 staf presiden.

"Lumayan barang lima ratus ribu sehari. Buat saya segitu gede," ungkap Bu Haji sambil memeluk bingkai foto bergambar dirinya dengan Jokowi ketika di Istana.

Bu Hajah Djunah atau Bu Haji pemilik Warung Tegal (Warteg) di depan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. TRIBUNNEWS.COM/GITA IRAWAN
Bu Hajah Djunah atau Bu Haji pemilik Warung Tegal (Warteg) di depan Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. TRIBUNNEWS.COM/GITA IRAWAN

Seumur hidupnya berdagang warteg, perempuan kelahiran Tegal tahun 1945 itu mengungkapkan kalau baru pertama kalinya ia diundang ke Istana Negara oleh presidennya.

Bu Haji juga mengungkapkan dia telah berdagang warteg itu sejak berumur masih kanak-kanak membantu ibunya.

Warteg yang sering disambangi tokoh-tokoh nasional yang tidak ingin ia sebutkan namanya itu adalah warisan dari orang tuanya.

Terhitung Bu Haji adalah generasi kedua yang mengurus warteg itu.

Kini, pada tiga tahun pemerintahan Jokowi tepat 20 Oktober ini, Bu Haji berharap agar pemerintahan Jokowi langgeng dan tetap berpihak kepada rakyat kecil sepertinya.

"Harapan saya kepada Pak Jokowi ya, siapa saja lah yang memerintah dan ngebantu saya, namanya orang jalanan, saya doain biar dia sukses," ungkap Bu Haji.

Terkabulnya Doa Bu Haji

Di ruang tamu rumah yang berlantai keramik putih dan membelakangi sebuah televisi flat warna hitam yang masih menyala Bu Haji dengan tokoh-tokoh nasional, Bu Haji menceritakan terkabulnya doanya untuk Jokowi.

Pada kunjungan Jokowi yang kedua, Bu Haji sempat mendoakan agar Jokowi menjadi presiden di hadapan para wartawan.

"Mudah-mudahan Pak Jokowi jadi presiden nanti!" ungkap Bu Haji menirukan doanya ketika itu.

Namun Bu Haji mengungkapkan bahwa doanya ketika itu malah ditertawai oleh para wartawan.

"Baru dua minggu jadi (Gubernur) Bu, udah mau jadi presiden aja," ungkap Bu Haji menirukan para wartawan yang datang ketika itu.

Meski Bu Haji tidak mengambil hati perkataan para wartawan, namun Bu Haji tetap yakin kalau suatu saat Jokowi akan jadi presiden nantinya.

Dan terbukti, doa dari ibu dengan tujuh orang anak dan sebelas orang cucu itu terkabul.

Jokowi dilantik menjadi Presiden ke-7 Republik Indonesia pada 20 Oktober 2014.

Bukan hanya Presiden Jokowi, beberapa figur publik lainnya juga pernah makan di warteg milik Djunah.

Di antaranya mantan Perdana Menteri Australia David Cameron, aktris Maudy Ayunda, politisi Hamzah Haz, Anas Urbaningrum.

"Pak Sandiaga Uno juga datang waktu pas pelantikan kemarin," ujarnya.

Di tiga tahun kepemimpinan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia, Bu Haji merasa senang dan bersyukur atas kinerja Jokowi.

"Alhamdulillah sih seneng aja gitu. Wartegnya udah dibagusin, udah nggak kebocoran," ungkap Bu Haji.

(Tribunnews.com/Gita Irawan)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved