Breaking News:

SMA N 1 Gantung Juara Cerdas Cermat di Universitas Andalas

Pada ajang itu SMA N 1 Gantung mengirimkan siswanya untuk dua kategori yakni Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Debat Hukum dan Konstirusi.

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Edy Yusmanto
ist
Tim Cerdas cermat Hukum dan Konstitusi SMA N 1 Gantung 

POSBELITUNG.COM - Tim Cerdas Cermat Hukum dan Konstitusi SMA 1 Gantung menyabet juara satu dalam ajang Pekan Konstitusi X, di Convention Hall, Universitas Andalas, 15-18 Oktober lalu.

Pada ajang itu SMA N 1 Gantung mengirimkan siswanya untuk dua kategori yakni Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Debat Hukum dan Konstirusi.

Dari dau kategori itu, SMA N 1 Gantung menjuarai LCC lewat siswa yang mereka kirim yaitu, Sobri, Rilis Rosaleni dan Syarifudin Tanjung.

Kepala SMA N 1 Gantung Sabarudin mengatakan, sekolahnya berhasil menyisihkan wakil dari 23 SMA terbaik dan terpilih di Pulau Sumatera. Pada babak final merrka menyingkirkan SMA 1 Gunung Talang Sumatera Barat dan SMA 1 Medan Sumatera utara.
“Alhamdulillah juara,” ujar Sabarudin seperti dikutip dalam rilis yang diterima Pos Belitung, Minggu (22/10/2017).

Dia menilai predikat juara itu sebagai predikat yang luar biasa. Sebab, ini untuk pertama kalinya sekolah mengikuti ajang tersebut.
"dan langsung bisa jadi juara. Ini melangkapi keberhasilan yang telah di raih siswa siswi SMA 1 Gantung lainnya di bidang Olimpiade Sains, Seni, Olahraga dan ajang lainnya di 2017 ini" kata dia.

Siswa anggota Tim LCC SMA N 1 Gantung, Rilis Rosaleni mengaku tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya setelah menjuarai lomba ini. “llIni merupakan pengalaman yang sangat berharga kami bisa berkompetisi di ajang ini. Semoga dengan keberhasilan ini bisa memacu semangat teman teman lainnya untuk bisa menjadi yang terbaik dan mengenalkan SMA negeri 1 Gantung dan Negeri Laskar Pelangi di perlombaan tingkat nasional," tuturnya dalam rilis yang sama.

Anggota tim lainnya Syarifudin Tanjung merasa perjuangab mereka selama ini tidak sia-sia.
"Kerjasama yang baik dari semua komponen sekolah ( guru,siswa dan orang tua) berbuah keberhasilan. Karena tidak mungkin siswa bisa berprestasi tanpa dukungan orang tua dan bimbingan dari guru serta di fasilitasi dari sekolah," ucapnya.

LCC dan Debat Hukum dan Konstitusi digelar di Universitas Andalas yang bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi dan MPR RI dengan Pusat Studi Konstitusi (PUSAKO) Universitas Andalas. Kehadiran Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas (PUSaKO FHUA) sebagai lembaga yang fokus melakukan pengkajian dan penelitian mengenai sistem ketatanegaran, konstitusi dan aktif dalam memperjuangkan hak- hak konstitusional warga negara merupakan salah satu wujud dan upaya menjalankan tanggung jawab. Ajang itu digelar guna memperingati tiga belas tahun PUSaKO FHUA dalam menjalan perannya selama ini. (deq)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved