Kadisperindag Babel Bakal Lakukan Ini Pada Pengepul Lada
Yuliswan mengatakan, pihaknya sudah meminta Pemkab Beltim menyiapkan lahan untuk gudang komoditas lada guna melaksanakan SRG
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Yuliswan mengakui sendiri bahwa pihaknya akan berhadapan dengan tengkulak dalam menerapkan Sistem Resi Gudang (SRG) lada di Babel.
Pihaknya menolak jika disebut bersaing dengan para tengkulak.
Para tengkulak (pengepul), kata dia, akan dikumpulkan dalam sebuah pertemuan.
"Kami bukannya mau memotong rezeki tengkulak, para tengkulak akan kami ajak, akan kami kumpulkan di Pangkalpinang. Supaya ada pemahaman bersama, satu persepsi," kata dia usai acara sosialisasi SRG di Gedung Auditorium Zahari MZ, Komplek Perkantoran Terpadu, Pemkab Beltim, Kamis (26/10/2017).
Nantinya, SRG akan membuat sistem perdagangan lada menggunakan sistem lelang satu pintu.
"Misalnya, di gudang terkumpul banyak (lada), mereka perlu, oke sama-sama, eksportir yang ada ini tapi pakai sistem lelang, istilahnya satu pintu," kata dia
Yuliswan mengatakan, pihaknya sudah meminta Pemkab Beltim menyiapkan lahan untuk gudang komoditas lada guna melaksanakan SRG di Beltim.
"Minimalnya setengah hektar. Nanti akan kami bnangun pakai APBN atau APBD," ucap Yuliswan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/kadisperindag-babel-yusliswan_20171026_151237.jpg)