Breaking News:

Telat Absen, PNS Babel Kena Sanksi Pemotongan TPP

Ia mengatakan saat ini masih berlangsung proses perekaman sidik jiri, namun tak dipungkirinya masih terdapat beberapa kendala

Editor: Edy Yusmanto
Bangka Pos/Krisyanidayati
Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah. Bangka Pos/Krisyanidayati 

Laporan Wartawan Bangka Pos Krisyanidayati

POSBELITUNG.COM, BANGKA - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah mengatakan akan ada sanksi tegas bagi pegawai terkait absensi.

Pegawai yang terlambat atau tidak mengisi absen akan mendapatkan 'hadiah' pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Sanksi ini mulai berlaku Januari 2018 mendatang.

"Karena ini baru kita uji coba dulu, dan ini kan sistem yang harus saling terkoneksi setelah absen masuk ke server, 1 Januari mutlak mulai berlaku pemotongan TPP kalau tidak disipilin," kata Fatah kepada Bangka Pos Group belum lama ini.

Fatah mengatakan sistem absensi finger print di lingkungan pemprov Babel akan dilaunching pada 15 November mendatang.

Saat ini masih berlangsung proses perekaman sidik jari, namun tak dipungkirinya masih terdapat beberapa kendala.

Diantaranya mesin finger print yang diperuntukan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum datang.

"Kendalanya itu barangnya belum sampai, karena ini kan baru pengadaannya jadi baru beli alatnya, tapi launching tetap di 15 November," sebut Fatah.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved