Breaking News:

Bolos Sekolah dan Nongkrong di Tempat Biliar, Enam Pelajar Terjaring Razia Petugas Gabungan

Mereka tidak berhasil melarikan diri saat disergap tim gabungan. Keenam pelajar tersebut langsung diangkut dan diamankan ke Kantor...

Penulis: nurhayati |
Bangka Pos/Nurhayati
Enam pelajar SMA di Sungailiat yang bolos dari sekolah dan bermain bilyar di Bilyar Bes, Kamis (9/11/2017). Mereka mendapat pembinaan dari Kabid Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka. Bangka Pos/Nurhayati 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Enam siswa SMA di Sungailiat ikut terjaring dalam razia yang digelar tim gabungan yang terdiri dari Badan Narkotika Nasional Babel, Polda Babel, Pomal TNI AL dan Satpol PP Babel, Kamis (9/11/2017) saat melakukan pemeriksaan pengunjung yang sedang berada di Bilyar Bes Sungailiat.

Mereka tidak berhasil melarikan diri saat disergap tim gabungan.

Keenam pelajar tersebut langsung diangkut dan diamankan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Bangka.

Namun saat razia tersebut, tim gabungan yang melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung tidak menemukan barang terlarang seperti narkoba.

Hanya saja ketika pemeriksaan urine dilakukan, empat orang pengunjung yang sedang bermain biliar digiring masuk ke dalam mobil petugas karena urinenya diduga positif mengandung narkoba.

Namun ketika dikonfirmasi, pihak BNNP yang memimpin razia, menyarankan agar konfirmasi BNNK Bangka.

Menurut Kasatpol PP Kabupaten Bangka M Dalyan Amrie melalui Kabid Penegak Perundang Undangan Daerah, Achmad Suherman, kehadiran Satpol PP Kabupaten Bangka hanya untuk menindaklanjuti temuan tim gabungan terhadap enam pelajar yang kedapatan bolos saat jam sekolah berlangsung.

"Saya di telpon oleh Satpol PP Provinsi ada pelajar yang terjaring razia oleh tim gabungan. Oleh Satpol PP provinsi menyerahkan para pelajar yang terjaring ini kepada kita untuk dilakukan pembinaan," ungkap Suherman kepada bangkapos.com.

Para pelajar tersebut mendapat pembinaan dari Petugas Satpol PP Kabupaten Bangka.

Mereka diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan mereka bolos dari sekolah dan bermain bilyar.

Sedangkan mengenai ada sejumlah pengunjung yang diamankan, oleh tim gabungan, Suherman membenarkannya tetapi hal itu bukan kewenangan untuk menjelaskan.

"Memang ada yang diamankan tapi itu bukan kewenangan saya untuk menjelaskannya," ungkap Suherman.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved