Breaking News:

Breaking News Tolak Tambang Laut

Kalau Tidak ke Laut Mau Kemana Lagi Kami Ini

Mereka tampak berdiskusi dengan sesama anggota dewan dan massa terus massaterus berorasi.

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Edy Yusmanto
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Anggota DPRD Beltim saat menerima massa demonstran yang berorasi di halaman Gedung DPRD Beltim, Kamis (9/11/2017). (POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR- "Kami ini ke depan tak kan jadi anggota DPRD atau PNS, tidak ada ijazah tinggi kami ini. Kalau tidak ke laut, mau ke mana lagi kami ini," ujar orator dalam aksi demonstrasi penolakan tambang laut di Pulau Belitung, di halaman Gedung DPRD Beltim, Kamis (9/11/2017) siang.

Selain menuntut pembentukan pansus, demonstran Aksi Solidaritas Nelayan Pulau Belitong Bersatu juga meminta kapal isap yang ada di perairan Belitung diusir.

Sejumlah anggota DPRD Belitung Timur menemui massa demonstrasi tolak tambang laut di Pulau Belitung yang berlangsung di halaman Gedung DPRD Beltim, Kamis (9/11/2017) siang.

Tampak anggota DPRD Beltim Koko Haryanto, Ketua Komisi I DPRD Beltim Jafri, Harjanto Asin, Ardian, Rohalba, dan sejumlah anggota DPRD Beltim lainnya.

Mereka tampak berdiskusi dengan sesama anggota dewan dan massa terus massaterus berorasi.

Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo meminta sejumlah perwakilan massa untuk berdialog di dalam gedung. Namun, massa tetap meminta seluruh anggota DPRD Beltim untuk keluar untuk sama-sama berpanas-panasan dengan para demonstran.

"Kami minta anggota dewan keluar," teriak orator. Permintaan ini kemudian dituruti sejumlah anggota DPRD Beltim.

Adapun Ketua DPRD Beltim Tom Haryono Harun diketahui sedang tak berada di Gedung DPRD Beltim. Dia diketahui memiliki agenda menghadiri pertemuan dengan PT MCM dan stakeholder terkait, yang belakangan dikabarkan ditunda.

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved