Breaking News:

Tak Disangka! Temuan Korupsi Besar-besaran di Arab Saudi Mencapai Rp 1.352 Triliun, Ini Pelakunya

Dia tidak menyebutkan nama-nama yang ditangkap namun mencakup para pengeran, menteri, mantan menteri serta pengusaha yang...

EPA
Putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, mengepalai badan antikorupsi yang baru dibentuk. 

POSBELITUNG.COM, RIYADH - Kejaksaan Agung Arab Saudi membeberkan kasus korupsi melibatkan beberapa pangeran.

Jaksa Agung memaparkan jumlah dana yang dikorupsi para pangeran mencapai US$ 100 miliar setara Rp 1.352 triliun.

Penggelapan dilakukan secara sistematis selama beberapa dekade terakhir.

Jaksa Agung Arab Saudi Syekh Saud al Mojeb mengatakan, 199 orang sudah ditangkap untuk ditanyai mengenai posisinya dalam pengambilan kebijakan pada Sabtu (4/112017).

Dia tidak menyebutkan nama-nama yang ditangkap namun mencakup para pengeran, menteri, mantan menteri serta pengusaha yang berpengaruh.

"Bukti atas kesalahan amat kuat," tegas dia seperti dikutip BBC News.

Syekh al Mojeb menjelaskan, kegiatan komersil kerajaan akan berjalan seperti biasa dan tidak terpengaruh oleh penangkapan tersebut.

Hanya saja beberapa rekening pribadi yang dibekukan.

Penyelidikan ini dilakukan oleh komite antikorupsi. K

omite antikorupsi dibentuk oleh kerajaan lewat sebuah dekrit dan dipimpin oleh putra mahkota Pangeran Mohammed Bin Salman yang baru berusia 32 tahun.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved