Breaking News:

Soal Dugaan Alamat Kantor Kapal Isap Fiktif, Andeska : Saya Tidak Tahu Alamat Itu

Nama H Usmandie Andeska tertera sebagai komisaris PT Kampit Tin Utama.pada surat izin eksplorasi

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Edy Yusmanto
repro/Pos Belitung/Dok
Potongan surat izin kuasa pertambangan Eksplorasi milik PT Kampit Tin Utama bernomor 503/025/KP/BPT/2008. 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Nama H Usmandie Andeska tertera sebagai komisaris PT Kampit Tin Utama.pada surat izin eksplorasi yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman RT 36/15 Desa Pangkallalang, Tanjungpandan, Belitung.

Namun demikian, Andeska memberikan keterangan yang bertolak belakang.

Ia mengaku tidak mengetahui alamat yang diduga fiktif tersebut (Baca: Alamat Kantor Kapal Isap Ini Tak Pernah Ada di Sini)

Menurut dia, alamat itu hanya digunakan untuk pembuatan smelter (peleburan biji timah) di Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk pada tahun 2002-2003.

"Saya yang meminta ke bupati saat itu, itu sebetulnya alamat itu. Saya betul tidak tau dengan alamat itu," ucap Andeska kepada posbelitung.com, Rabu (22/11/2017).

Andeska menyebutkan tak lagi berkecimpung di perusahaan tersebut mulai tahun 2010 atau sejak dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung Timur.

Baca: Alamat Kantor Kapal Isap Ini Tak Pernah Ada di Sini

"Aku yang merintis itu tahun 2003, dan saat itu belum berbicara soal wisata, era itu belum ada angin wisata. Alamat itu di Pangkallalang bukan untuk Kampit tin (PT Kampit Tin Utama), tapi untuk Sungai Padang (smelter)," ujarnya.

Kata Andeska, rupanya perusahaan ini tersebut menggunakan alamat tersebut dan tidak pernah mengetahui.

"Kalau alamat itu fiktif, berkemungkinan, dan aku sudah tidak bergabung lagi sejak tahun 2010," bebernya.

Sebelumnya, surat izin kuasa pertambangan Eksplorasi milik PT Kampit Tin Utama bernomor 503/025/KP/BPT/2008, semula ditandatangani oleh Bupati Belitung Timur Khairul Effendi, tertanggal 19 Maret 2010.

Direktur perusahaan waktu itu, Ir Ismail Haris dan komisaris H Usmadie A Andeska. Tertera alamat perusahaan kapal isap produksi (KIP) yang menjadi konflik warga Negeri Laskar Pelangi, terletak di Jalan Jendral Sudirman RT 36/15 Desa Pangkallalang, Kecamatan Tanjungpandan sejak tahun tersebut.

Namun diduga kuat alamat dari perusahaan ini adalah palsu alias tidak terdapat sejak dulu sesuai dengan alamat.

"Dari dulu sih memang tidak ada perusahaan ini, saya sudah menjadi RT sejak tahun 2003, tapi tidak tau dan tidak terdata nama perusahaan ini," kata Ketua RT 36/15 Kelurahan Pangkallalang Nopiardi kepada posbelitung.com, Selasa (21/11/2017). (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved