Oknum Polisi Jadi Penyalur Cewek 'Nakal', Begini Modusnya

Polisi berusia 26 tahun, yang berkerja di Departemen Logistik, diyakini bekerja dengan sindikat pelacuran di Kabupaten Klang.

Editor: Edy Yusmanto
YouTube
ilustrasi mesum 

POSBELITUNG.COM - Polisi yang bermarkas besar polisi Serdang, Selangor, Malaysia ditangkap karena dicurigai menjadi seorang germo.

Polisi berusia 26 tahun, yang berkerja di Departemen Logistik, diyakini bekerja dengan sindikat pelacuran di Kabupaten Klang.

Para pelacur tersebut yang akan dijadikan pemuas nafsu pelanggan tersebut, didapatkan melalui aplikasi WhatsApp.

Dia ditangkap di sebuah Hotel di Setia Alam.

Di sana, polisi juga menemukan alat peraga untuk sabu.

Seorang sumber polisi mengatakan bahwa dalam operasi tersebut, polisi juga menangkap pacar wanita polisi tersebut, yang diyakini sebagai seorang pelacur.

Kapolda Klang Utara Asisten Komisaris Mazelan Paijan membenarkan kasus tersebut.

Cewek digerebek
Cewek digerebek ()

Dia mengatakan bahwa dalam operasi tersebut, yang diberi kode nama Ops Noda, tiga wanita Indonesia lainnya bersama dua orang lokal ditangkap di sebuah hotel di sini, untuk membantu penyelidikan.

"Sekitar pukul 6.15 sore kemarin, tim D7 (Secret Societies, Gambling and Vice) dari markas polisi Kabupaten Klang Utara, serta petugas penegak hukum dari Departemen Agama Islam Selangor (Jais) memantau dan melakukan pengawasan intelijen di sana memastikan bahwa memang ada kegiatan prostitusi di hotel,"

"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari WhatsApp, sindikat pelacuran mengiklankan gambar wanita tersebut, bernama Miss Dyan, Miss Aylla, Miss Evi dan Suraya."

Dia mengatakan bahwa sindikat tersebut membebaskan pelacur, karena Malaysia memikat lebih banyak pelanggan.

Tim polisi tersebut memeriksa tiga kamar di hotel tersebut dan menangkap tiga wanita Indonesia, yang diyakini sebagai pelacur.

Dua pria Malaysia yang menjaga mereka juga ditahan.

Semua tersangka telah direlokasi selama seminggu.

Mazelan mengatakan penyelidikan sedang berlangsung berdasarkan Bagian 372A dari KUHP untuk prostitusi. (*)
 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved