Breaking News:

Kena Pukul Saat Pulang Lihat Pertandingan Voli, Remaja Ini Ambil Parang Lalu Mengamuk

Pasalnya Ari yang hari harinya berprofesi sebagai pekebun ini telah melakukan pengrusakan dan hampir melukai orang lain...

IST
Ari Damara warga Desa Bedengung berhasil ditangkap oleh Jajaran Polsek Payung akibat ulahnya melakukan tindakan pengerusakan dan kepemilikan senjata tajam , pada Minggu (26/11/2017) pukul 17.00 WIB di Desa Bedengung, Kecamatan Payung. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Ari Damara warga Desa Bedengung berhasil ditangkap oleh Jajaran Polsek Payung akibat ulahnya melakukan tindakan pidana pengerusakan dan kepemilikan senjata tajam, Minggu (26/11/2017) pukul 17.00 WIB di Desa Bedengung, Kecamatan Payung.

Pria asal Bedengung kelahiran September 1999 ini harus mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Pasalnya Ari yang hari harinya berprofesi sebagai pekebun ini telah melakukan pengrusakan dan hampir melukai orang lain dengan senjata tajamnya.

Kapolsek Payung Iptu Yandri mewakili Kapolres Basel AKBP Bambang Kusnarianto menjelaskan kronologi kejadian berawal pada Minggu (26/11/2017) pukul 15. 30 Wib, Ari Damara dipukul oleh seseorang yang tidak dikenal pada saat pulang dari menonton pertandingan Voli di Desa Irat.

Akibatnya terlapor terjatuh dari motor Suzuki Satria warna orange pada saat itu.

"Ketika itu ia merasa tidak senang Ari kembali ke Desa Bedengung dan mengambil senjata tajam jenis parang di sepeda motor rekannya dan kembali lagi ke Desa Irat untuk mencari orang yang memukulnya, melihat hal tersebut beberapa orang masyarakat Desa Bedengung yang sedang berada Di Desa Irat mencoba menghalangi dan menyuruh Ari untuk Pulang," jelas Yandri mewakili Kapolres Basel AKBP Bambang Kusnarianto kepada wartawan, Senin (27/11/2017)

Selanjutnya, pada saat akan pulang menuju Desa Bedengung Ari yang sempat terjatuh dari motor kemudian melakukan penghadangan terhadap Supriyadi (38), warga Desa Sukajaya Kecamatan Pulau Besar yang sedang melintas menggunakan sepeda Honda Revo warna Hitam Biru BN 5479 NC.

"Lalu ia meminta diantar ke rumahnya di Desa Bedengung, sesampainya di rumah, dilihat Ari ternyata tidak ada orang, lalu ia meminta kembali untuk diantarkan ke rumah bibinya, oleh Supriyadi permintaan tersebut dituruti namun di tengah perjalanan ia melakukan pengancaman dengan cara mengarahkan senjata tajam yang dibawanya ke pundak sebelah kanan Supriyadi," lanjutnya

Lalu setiba di rumah bibinya, Ari yang melihat ayahnya yang sedang mencuci motor, kemudian meminta kembali untuk diantar ke Desa Irat namun ditolak.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved