Breaking News:

Jelang Pilkada Belitung 2018

ASN Dilarang Terlibat Politik dan Dukung Pasangan Calon

BPKSDM mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk tidak terlibat partai politik (parpol) atau ikut berpolitik

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Edy Yusmanto
internet
ilustrasi 

Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Tahun 2018 mendatang merupakan rangkaian pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Belitung.

Badan Kepegawaian, Pengembangan, Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kabupaten Belitung mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk tidak terlibat partai politik (parpol) atau ikut berpolitik.

Terutama untuk mendukung salah satu pasangan calon (paslon), baik calon Bupati Belitung maupun wakil Bupati Belitung.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Belitung sudah membuatkan surat edaran nomor 800/1339/III/BPKSDM tentang netralitas ASN dan larangan penggunaan fasilitas Pemda dalam pilkada tersebut.

"Kami sudah menyampaikan surat edaran ke semua instansi pemerintah, dan surat edaran tersebut ditandatangani oleh Bupati Belitung langsung. Kalau ada yang ditemukan maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan undang-undang," kata Sekretaris BKPSDM Kabupaten Belitung Saprin kepada posbelitung.com, Jumat (15/12/2017).

Larangan tersebut, secara keseluruhan sudah diatur dalam undang-undang nomor 5 tahun 2014, tentang ASN harus bebas dari pengaruh intervensi semua golongan dan parpol, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS, dan surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta surat Menteri Dalam Negeri.

"Didalamnya tidak terlibat kegiatan kampanye untuk mendukung salah satu paslon, tidak boleh menjadi sebagai petugas PPK dan PPS, termasuk juga tidak mengajak orang untuk memilih salah satu paslon," ucapnya. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved