Anak 5 Tahun di Beltim Suspect Difteri, Begini Tindakan Dinas Kesehatan Terhadap Keluarganya
Terkait hasil pemeriksaan laboratorium pasien kasus dugaan difteri, Ikhsan menyatakan masih harus menunggu sekitar dua bulan lagi.
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Dinkes Kabupaten Beltim dan Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung dijadwalkan akan memberikan imunisasi kepada keluarga pasien suspect difteri di Beltim, Jumat (22/12) besok.
Selain itu, teman-teman satu sekolah dengan pasien juga akan diberikan vaksinasi.
“Kita imunisasi lingkungan si anak dulu. Mulai dari teman-teman satu sekolah, serta keluarganya khususnya yang sering kontak dengan si anak,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Beltim Muhammad Ikhsan seperti dikutip rilis pers Diskominfo Beltim, Kamis (21/12/2017)..
Dinkes Kabupaten Beltim dan Provinsi Kepulauan Babel juga berencana memberikan imunisasi tambahan bagi anak-anak dan remaja berusia di bawah 19 tahun.
Seluruh anak dan remaja di Kecamatan Gantung akan diberikan vaksin untuk memperkuat kekebalan tubuh baik terhadap virus maupun bakteri.
“Hari ini kita mendata jumlah anak dan remaja di bawah usia 19 tahun di Kecamatan Gantung. Kita sedang itung-itungan kalau stok vaksin cukup kita akan imunisasi satu kecamatan kalau tidak cukup satu desa saja,” kata Ikhsan.
Terkait hasil pemeriksaan laboratorium pasien kasus dugaan difteri, Ikhsan menyatakan masih harus menunggu sekitar dua bulan lagi.
Lamanya hasil pemeriksaan labor, karena banyaknya kasus difteri yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
“Kan meriksanya cuman di labor Kementerian Kesehatan di Jakarta, sedangkan yang ngirim sampel banyak. Normalnya dua minggu, nanti kalau sudah ada hasilnya kita kasih tahu,” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/dinas-kesehatan_20160205_221625.jpg)