Hargai Ibumu! Proses Bayi Tabung dan Perngorbanan Ibu untuk Anak Luar Biasa

Memiliki anak dengan proses bayi tabung juga cukup mengerikan dan akan membuat wanita kesakitan.

Hargai Ibumu! Proses Bayi Tabung dan Perngorbanan Ibu untuk Anak Luar Biasa
net
ILustrasi bayi

POSBELITUNG.COM - Selama ini dengan mudah banyak orang mengucapkan akan menjalani proses bayi tabung demi mendapatkan anak. 

Tapi saat fakta-faktanya terungkap dan bagaimana perngorbanan untuk menjadi ibu dengan proses bayi tabung, mungkin orang akan berpikir dua kali menjalani proses ini. 

Untuk itu, bagi pasangan suami istri yang sudah dikaruniai anak, kalian harus cepat-cepat bersyukur dengan amanat luar biasa tersebut. 

//

Banyak orang diluar sana sangat menginginkan anak, tapi belum kesampaian. 

Bahkan ada yang rela berobat, menggelontorkan banyak uang demi memiliki buah hati. 

//

Namun sayangnya, memilih proses bayi tabung tidak hanya mahal. 

Memiliki anak dengan proses bayi tabung juga cukup mengerikan dan akan membuat wanita kesakitan. 

Ilustrasi
Ilustrasi 

Dilansir dari toutiaw.com, langkah-langkah yang dilalui cukup rumit dan melelahkan. 

Tapi, demi anak seorang ibu akan rela melakukan apapun termasuk menahan sakit. 

Ketahuilah, orang yang paling menderita adalah kaum wanita.

Sebelum dan sesudah proses, bukan saja harus tersiksa secara fisik menahan nyerinya jarum suntik, tapi tekanan secara psikologis juga semakin besar.

Ini tahapannya. 

Pertama-tama, proses pemeriksaan berantai

pemeriksaan indung telur
pemeriksaan indung telur ()

Pada hari ketiga menstruasi-Pemeriksaan USG, hormon, saluran telur.

Pada hari kesepuluh-Pemeriksaan leucorrhea, chlamydia mycoplasma dan pemeriksaan preoperatif lainnya setelah menstruasi bersih.

Kedua, ovulasi

Proses Evolu
Proses Ovolasi

Pada hari ketiga menstruasi, mulai minum obat untuk mendorong proses ovulasi (harga obat tergantung apakah obat lokal atau impor, dan dosis hariannya juga tidak sama tergantung kondisi masing-masing individu)

Ketiga, pengambilan telur

Pengambilan Telur
Pengambilan Telur 

Sang wanita/isteri diminta masuk ke ruang operasi untuk mengambil telur, dan pengambilan spema dari suami. Sebelum pengambilan telur, Anda akan dianestesi agar tidak merasakan sakit, karena pengambilan telur cukup menyakitkan.

Keempat, pembuahan telur

Pengambilan telur
Pengambilan telur

Setelah telur dibuahi, telur akan disimpan selama 3-5 hari di tempat khusus sebelum dipindahkan ke rahim wanita.

Dalam hal ini, sperma pria diambil melalui masturbasi.

Kelima, pemindahan embrio/sel telur yang telah dibuahi

Pemindahan telur yang sudah dibuahi/embrio biasanya dilakukan pada hari keempat setelah pembuahan, di mana embrio sudah berada pada fase blastosit.

Embrio pada fase blastosit sudah mampu menempel dengan baik pada rahim wanita.

sperma
sperma (kolase)

Keenam, pemantauan janin

Ini sangat penting, karena bukan hamil secara alami, siklus fisiologis hancur, sehingga tubuh biasanya tidak bisa mensekresikan progesteron yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin, jadi perlu menggunakan obat untuk melengkapinya.

Pemantauan Janin
Pemantauan Janin ()

Tujuh, Penentuan kehamilannya

Sekitar dua minggu setelah embrio ditempatkan di uterus, bisa dilakukan tes kehamilan.

Nah, setelah melihat sekilas proses bayi tabung, bukankah kaum wanita itu sangat menderita.

Peletakkan sperma
Peletakkan sperma ()

Jadi, hargailah wanita yang bersedia mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan anak untukmu !

Tidak mudah menjadi wanita yang tulus-setia, semoga ibu-ibu yang menginginkan bayi tabung itu bisa langsung sekali sukses.

Resiko Mengerikan Program Bayi Tabung

1. Kehamilan lebih dari satu bayi

Mungkin pernah mendengar tentang kisah ibu yang melahirkan anak kembar empat, atau kisah tentang ibu yang melahirkan beberapa bayi sekaligus dalam waktu bersamaan.

Salah seorang ibu yang mengalaminya mengatakan ia menjalani program bayi tabung sebelum mendapatkan anugerah luar biasa itu.

Akan tetapi, kehamilan lebih dari satu bayi juga berbahaya bagi keselamatan ibu dan bayi.

Bayi (atau bayi-bayi) dalam kandungan bisa saja lahir prematur, atau meninggal saat dilahirkan.

bayi tabung

2. Kehamilan di luar kandungan

Kehamilan di luar kandungan terjadi pada saat embrio terbentuk dan tumbuh di luar lubang rahim. Kasus ini biasanya terjadi pada ibu hamil yang memiliki masalah dengan saluran fallopiannya.

Bayi yang tumbuh dan dilahirkan di luar uterus/ rahim dikhawatirkan tak bisa bertahan hidup. Demikian juga ibu hamil yang mengalaminya.

3. Ketidaksuburan turunan

Bayi laki-laki yang lahir dari program bayi tabung bisa jadi mewarisi masalah ketidaksuburan sperma dari ayahnya.

Jadi sebelum menjalani program bayi tabung berkonsultasilah dengan para ahli, apakah kondisi sel sperma pasangan yang abnormalkah yang menjadi penyebab tidak terjadinya kehamilan.

Jika ya, maka Anda dapat mengantisipasi terulangnya masalah infertilitas pada putra Anda sedini mungkin.

4. Disabilitas pada anak

Bayi yang terlahir dari program bayi tabung ICSI beresiko mengalami disabilitas atau gangguan fisik maupun intelektual.

Hal ini karena salah satu teknik ICSI (Intra-cytoplasmic sperm injection), dilakukan dengan cara menyuntikkan sel sperma ke sel telur.

Akibatnya, sel sperma dapat mengalami kerusakan dan bayi yang dihasilkan pun menjadi tidak sempurna.

Kasus disabilitas pada anak yang dilahirkan dengan program bayi tabung memang sedikit sekali jumlahnya.

Tapi itu bukan alasan bagi kita untuk mengabaikan segala kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi.

Saat ini kita sering membaca iklan dan artikel tentang terapi kesuburan, baik yang dilakukan secara modern seperti program bayi tabung, atau melalui pengobatan alternatif. (*)

Berita ini sudah tayang di Sriwijaya Post dengan judul Terungkap! Begini Proses Bayi Tabung & Perngorbanan Ibu untuk Hamil. Ya Ampun Benda Itu Masuk

Editor: edy yusmanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved