Breaking News:

Nelayan Kampit Bersatu Sayangkan Sikap HNSI Beltim terhadap Isu Tambang Laut di RDP RZWP3K

Syamsudin juga mengatakan bahwa, sebagian besar nelayan Beltim bukanlah anggota HNSI. "Jangan lah mengatasnamakan nelayan demi...

istimewa
Ilustrasi - Aktivitas penambangan timah di laut dengan menggunakan kapal isap, di perairan laut Bangka Belitung 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Syamsudin, perwakilan nelayan Kelapa Kampit Bersatu mempertanyakan dan menyayangkan sikap HNSI Beltim pada RDP draft antara RZWP3K Provinsi Bangka Belitung beberapa waktu lalu.

Menurutnya, HNSI Beltim tidaklah mewakili suara dan kepentingan nelayan.

Syamsudin juga mengatakan bahwa, sebagian besar nelayan Beltim bukanlah anggota HNSI.

"Jangan lah mengatasnamakan nelayan demi kepentingan pribadi dan kelompok. HNSI Beltim juga selama ini tidak banyak terlibat di dalam membela kepentingan nelayan," ujar Syamsudin lewat keterangan tertulis, Senin (1/1/2018).

Dia menyayangkan, sikap HNSI yang justru kontraproduktif dengan keinginan dan harapan nelayan agar laut mereka bebas dari tambang laut.

"Faktanya di saat nelayan berteriak untuk menyelamatkan penghidupannya, HNSI Beltim selaku organisasi nelayan tidak pernah berada di depan untuk membela nelayan. Kalau benar HNSI Beltim itu pro terhadap nelayan kenapa ketika nelayan menolak tambang laut, kenapa HNSI Beltim bersikap sebaliknya," ujar Syamsudin. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved