Dua Bocah Ini Tidur dan Peluk Nisan Sang Ayah Gara-gara Ini

Merasa terenyuh melihat anak-anaknya, Kait memotret mereka dan mengunggahnya ke media sosial.

Editor: Edy Yusmanto
ABC News
Keluarga Brazel 

POSBELITUNG.COM - Kematian orang tua menjadi hal yang menyedihkan dan sulit diterima, khususnya jika si anak ditinggal saat masih kecil.

Pasti sulit jika membayangkan bagaimana anak kecil bisa menerima kehilangan itu dan mencoba memahami mengapa orang tua mereka tidak bangun lagi.

Inilah yang dialami keluarga asal Colorado ini.

Keluarga Brazel
Keluarga Brazel (ABC News)
//

Seperti yang dilansir dari ABC News, Sersan Alfred Brazel meninggal di usia 37 tahun akibat kanker rektal pada Juli lalu.

Alfred meninggalkan istrinya yang bernama Kait Brazel, serta kedua anaknya Mason dan Mylan yang masing-masing masih berusia 8 dan 5 tahun.

Keluarga Brazel
Keluarga Brazel (ABC News)
 

Keit berusaha menjelaskan bahwa kematian ayahnya bukanlah sesuatu yang menyedihkan, karena Tuhan menyayangi sang ayah dan ingin sang ayah berada di sisi-Nya.

Namun tentu saja, Kait pasti paham bahwa kedua anaknya pasti akan merindukan ayah mereka.

Ketika mereka mengunjungi makam Fres di Arlington National Cemetery untuk pertama kalinya, Mason dan Mylan berkata bahwa mereka masih merasa ayahnya ada di sana.

Keit Brazel
Keit Brazel (ABC News)

Kait berkata pada ABC News:

"Kami membawa selimut.

Mylan berkata bahwa ia bisa merasakan ayahnya, dan ia ingin tidur siang dengannya.

Mylan pun berbaring di sana dengan ayahnya sementara Mason berada di sampingnya, berdoa.

Aku membiarkan mereka melakukan apapun yang mereka inginkan."

Mylan dan Mason
Mylan dan Mason (ABC News)

Merasa terenyuh melihat anak-anaknya, Kait memotret mereka dan mengunggahnya ke media sosial.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved