Breaking News:

Diamankan Saat Operasi Peti, Tersangka dan Barang Bukti Penambangan Diserahkan ke Kejari

Pelaku Santo, semula telah melakukan penambangan timah diduga secara ilegal di sebuah hutan kecil di Jalan Air Ketekok, Desa Air Ketekok.

Penulis: Disa Aryandi |
Pos Belitung/Disa Aryandi
Barang Bukti sejumlah peralatan Tambang Ilegal, Jumat (19/1/2018) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Belitung. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Satu set peralatan tambang timah berjenis robin, Jumat (19/1/2018) dibawa oleh personel Polsek Tanjungpandan.

Barang bukti tersebut diserahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Belitung.

Polisi menyerahkan barang bukti ini sebagai bentuk pelimpahan perkara ke Kejari Kabupaten Belitung.

Selain barang bukti, seorang tersangka bernama Santo (27) warga Jalan Kebun Jeruk, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung tersebut ikut diserahkan oleh polisi kepada Kejaksaan Negeri.

Berkas perkara sudah lengkap dan siap buat masuk ke persidangan.

"Hari ini berkasnya sudah lengkap, dan sudah masuk tahap dua. Proses perkara nya sekarang dilimpahkan ke Kejaksaan, jadi barang bukti dan tersangka kami limpahkan ke Kejaksaan," kata Kapolsek Tanjungpandan AKP Gineung Pratidina kepada posbelitung.com, Jumat (19/1/2018).

Pelaku Santo, semula telah melakukan penambangan timah diduga secara ilegal di sebuah hutan kecil di Jalan Air Ketekok, Desa Air Ketekok.

Polisi menangkap pelaku penambangan ini, Selasa (21/11/2018) lalu.

Saat itu, pelaku Santo menambang dengan orangtuanya, Aki (60) dan abang kandungnya Ahyung (38).

"Mereka kemarin tidak ada izin lengkap, dan tambang itu punya pelaku Santo dan Aki dan Ahyung sebagai pekerja saja, jadi kami jadikan saksi dalam perkara tersebut," ucapnya.

Sebelum ditangkap, pelaku tersebut telah melakukan penambangan selama dua pekan.

Polisi mengamankan pelaku penambangan ini, ketika itu dalam rangka melaksanakan operasi peti.

Akbiat dari perbuatan itu, polisi menjerat pelaku ilegal minning ini dengan Pasal 158 Undang-undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved