Breaking News:

Jika Daftar Ulang Provider Ditolak, Ini Penjelasannya

Kepala Disdukcapil Kabupaten Belitung Hotmaria Ida kasus tersebut harus dilihat dari dua sisi

Shutterstock via Kompas.com
Kartu SIM 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Provider kartu seluler sekarang ini mewajibkan kostumer untuk melakukan registrasi ulang dengan memasukkan NIK dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Namun terkadang kostumer bingung ketika tidak mendapat balasan dari provider, padahal data yang diberikan sudah sesuai.

Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Belitung Hotmaria Ida kasus tersebut harus dilihat dari dua sisi yaitu kostumer dan provider.

"Pertama, pertanyaannya apakah kostumer itu pernah pindah. Karena jika warga pindah, otomatis dia dapat KK baru dari wilayah tempat dirinya tinggal dan KK tempat wilayah lama akan dihapus," ujarnya kepada posbelitung.com, Senin (22/1/2018).

Lalu, ketika disandingkan antara KTP dan KK ternyata tidak sinkron, kemungkinan data yang dimiliki oleh provider belum update.

Ia mengatakan, biasanya jasa provider melakukan kerjasama dengan pemerintah pusat terkait data tersebut.

"Karena data penduduk lahir, mati, pindah, datang ini minimal diupdate setiap enam bulan. Jadi tidak bisa dipakai enam bulan pertama 2017 misalnya, harus enam bulan kedua," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved