‎Desa Baru dan Burung Mandi Sama-sama Optimistis Juara

Kedua kesebelasan sama-sama optimistis‎ akan meraih titel jawara pada kompetisi Hari Jadi Beltim ke-15 ini.

Penulis: Dedi Qurniawan |
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Caption: Suasana tribun penonton pada laga semifinal antara Desa Burung Mandi melawan Desa Mempayak di Stadion Utama Belitung Timur, Sabtu (10/2) lalu. (POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN) 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dedy Qurniawan 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Partai final kejuaraan antardesa se-Belitung Timur Selasa (13/2) besok akan mempertemukan Desa Burong Mandi dan Desa Baru.

Kedua kesebelasan sama-sama optimistis‎ akan meraih titel jawara pada kompetisi memeriahkan Hari Jadi Beltim ke-15 ini.

Demikian diungkapkan kedua pelatih, Nardi, pelatih Desa Burong Mandi, dan Adin, pelatih Desa Baru.

‎"Optimistis, kami jadi juara di partai final. Harus juara," ujar Nardi ditemui Pos Belitung di Stadion Utama Belitung Timur, Sabtu (10/2/2018) lalu seusai anak asuhnya menyudahi perlawanan Desa Mempayak dengan skor 3-0 lewat adu pinalti.

Nardi mengatakan, tak ada persiapan khusus yang dilakukan untuk menghadapi rival mereka Desa Baru, Selasa (13/2) besok.

Pihaknya akan bermain lepas‎ pada laga tersebut karena masuk final sudah jauh melampaui target mereka.

"Harus juara. Sebenarnya, target kami tidak sampai begini, masuk empat besar sudah alhamdulilah," ucap Nardi.

Sementara itu, Adin‎, pelatih Desa Baru menuturkan hal senada. Kesebelasan Desa Baru bertekad juara. Apalagi saat ini, dua penyerang andalan mereka, Boni dan Tio sudah bisa diturunkan.

Sebelumnya, kedua penyerang tersebut terkena akumulasi kartu sehingga tak bisa diturunkan saat Desa Baru mengalahkan Desa Sukamandi di semifinal dengan skor 1-0, Sabtu (10/2) lalu.

"‎Di final mereka akan main. Jadi kami akan full team, kekuatan penuh. Kami‎ optimistis juara. Soal kekuatan lawan kami kira sama-sama kuat. Ini akan menjadi tantangan berat bagi kami,"ucap Adin.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 24 desa mengirimkan wakilnya kejuaraan sepak bola invitasi antar-desa se-Belitung Timur (Beltim) yang resmi dimulai di Stadion Utama Beltim, Kecamatan Damar, Rabu (24/1) silam.

Kejuaraan ini digelar sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Beltim ke-15.

Pertandingan menggunakan sistem gugur.

‎"Kalau sepak bola, usia pemainnya 18 sampai 25 tahun. Ini kami proyeksikan untuk Popda 2018 mendatang," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Beltim, Gustav Pilandra kepada Pos Belitung beberapa waktu lalu.

Selain kejuaraan bola, Dispora juga menggelar kejuaraan voli antar-kecamatan se-Beltim di kawasan Stadion Utama Beltim.

Ada pula kejuaraan kasti ‎yang diikuti 25 tim dari desa dan sejumlah perwakilan instansi di lapangan Telkom yang akan dimulai pada Kamis (25/1)‎.

"Ini untuk memeriahkan Hari Jadi Beltim," kata Gustav. (deq)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved