ADVERTORIAL

Disbudpar Beltim Fasilitasi Buang Jong Suku Sawang, Wabup : Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata

Seperti tahun lalu, tradisi yang bermakna memohon keselematan melaut ini digelar di lapa­ngan terbuka berpasir.

Disbudpar Beltim Fasilitasi Buang Jong Suku Sawang, Wabup : Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata - muang-jong_20180212_093708.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
PERSIAPAN pelarongan jong pada ritual Muang Jong Suku Sawang Gantung di perairan Gusong Cina, Kecamatan Gantung, Beltim, Minggu (12/2)
Disbudpar Beltim Fasilitasi Buang Jong Suku Sawang, Wabup : Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata - buang-jong_20180212_093836.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
TAMU undangan malam tradisi ritual Buang Jong Suku Sawang
Disbudpar Beltim Fasilitasi Buang Jong Suku Sawang, Wabup : Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata - buang-jong_20180212_093909.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
Ratusan warga menyaksikan atraksi dalam tradisi ritual Buang Jong yang digelar di perkampungan Suku Sawang, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Sabtu (10/2) malam.
Disbudpar Beltim Fasilitasi Buang Jong Suku Sawang, Wabup : Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata - buang-jong_20180212_093945.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
ATRAKSI dalam tradisi ritual Buang Jong
Disbudpar Beltim Fasilitasi Buang Jong Suku Sawang, Wabup : Lestarikan Budaya Majukan Pariwisata - buang-jong_20180212_094020.jpg
Pos Belitung/Dedi Qurniawan
ATRAKSI dalam tradisi ritual Buang Jong

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - LIMA ratusan warga menyemut menyaksikan tradisi ritual Buang Jong yang digelar di perkampungan Suku Sawang, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Belitung Timur (Beltim), Sabtu (10/2) malam.

Seperti tahun lalu, tradisi yang bermakna memohon keselematan melaut ini digelar di lapa­ngan terbuka berpasir.

Tua, muda, anak-anak, laki-laki-perempuan menyaksikan ritual tradisi budaya ini.

Berbagai ritual, seperti Ritual Pulau Taun, Naik Jitun, Mancing, Numbak Duyong, Main Ancak, dan Tari Sampan Geleng. Dari prosesi itu sebagiannya menggambarkan aktivitas melaut Suku Sawang dan cara mereka berkomunikasi dengan leluhur.  

Buang Jong adalah ritual adat tradisi turun temurun yang dilaksanakan Suku Sawang. Bentuk kearifan lokal  itu guna menghormati leluhur dan keluarga yang telah mendahului, serta memohon keselamatan dan kesejahteraan saat melaut.

Sejak 2016, ritual Buang Jong Suku Sawang juga telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin (Aan) yang hadir mewakili Bupati Beltim Yuslih Ihza, mengajak masyarakat Belitong turut terlibat melestarikan budaya masing-masing. Harapannya agar menambah khazanah kekayaan budaya guna menunjang sektor pariwisata.

“Untuk kelestarian Buang Jong Suku Sawang, mudah-mudahan ritual budaya ini dapat menjadi contoh sehingga anak-anak muda suku sawang mau terus menari, mau menampilkan dan mewariskan budaya Suku Sawang. Di luar Suku Laut, khususnya masyarakt Belitong, mari lestarikan budaya kita sebagai upaya memajukan pariwisata Beltim,” tutur Aan.

Aan juga mengatakan, sebagai pentas budaya, pengemasan tradisi Buang Jong sebagai bagian dari pariwisata diharapkan dapat terus diperbaiki, sehingga menjadi tontonan atraksi budaya yang lebih menarik bagi wisatawan.

“Tiap suku di setiap daerah lain di Indonesia pasti punya ciri khas, corak tersendiri dalam menyampaikan rasa syukur mereka. Pengemasannya perlu dievaluasi terus menerus oleh Disbudpar Beltim,” ucap Aan.

Halaman
12
Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edy yusmanto
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved