Breaking News:

Izin Warung Kopi Tapi Jadi Kafe Remang-remang Menjamur di Gantung Sejak Beberapa Tahun Lalu

Saat itu terlihat kafe remang-remang menjamur dan mendapat penolakan keras dari masyarakat. Masyarakat tidak setuju, lalu meminta...

Pos Belitung/Disa Aryandi
Sejumlah masyarakat dan unsur pemerintah, Kamis (1/3) melakukan pertemuan di Kantor Camat Gantung terkait penolakan terhadap kafe remang-remang. Pos Belitung/Disa Aryandi 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Camat Gantung, Belitung Timur (Beltim) Hairil Anwar mengatakan, fenomena kafe remang-remang atau Tempat Hiburan Malam (THM) yang menggunakan izin warung kopi (warkop) pernah membludak pada tahun 2013 lalu.

Saat itu terlihat kafe remang-remang menjamur dan mendapat penolakan keras dari masyarakat.

Masyarakat tidak setuju, lalu meminta kafe remang-remang tersebut ditutup.

"Nah sekarang mulai lagi muncul, dan langkah-langkah hasil kesepakatan akan kami inventarisir dulu. Tapi untuk peredaran minol, itu intinya semua adalah bersifat penyakit masyarakat dan harus diberantas," kata Hairil kepada posbelitung.co, kamis (1/3/2018).

Sebelumnya, Bupati Belitung Timur (Beltim) Yuslih Ihza telah memutuskan untuk melakukan tindakan tegas kepada Tempat Hiburan Malam (THM), yang melakukan penyalahgunaan izin warung kopi menjadi kafe remang-remang pada bulan Maret 2018 ini.

Setelah keputusan itu, Kamis (1/3/2018) kembali sejumlah perwakilan elemen masyarakat, Babinsa, Babinkamtibmas, Camat Gantung, Danramil Gantung, Kapolsek Gantung dan Wakil Bupati Beltim Burhanudin melakukan rapat di Kantor Camat Gantung.

Hasil rapat tersebut, kesepakatan pengambilan kesimpulan bahwa masyarakat Gantung berkehendak ingin menutup kafe remang-remang. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved