Breaking News:

Penis Berwarna Keunguan Berarti Peningkatan Gairah Seksual atau Tanda Penyakit Tertentu

Perubahan warna pada penis bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya karena adanya peningkatan gairah seksual

Ilustrasi Mr P(ChiccoDodiFC) 

Setiap orang memiliki reaksi alergi yang berbeda terhadap obat-obatan tertentu.

Pada beberapa kasus, obat dapat menyebabkan reaksi alergi yang sangat parah yang disebut dengan sindrom Stevens Johnson.

Sindrom ini dapat menyebabkan ruam merah dan keunguan pada alat kelamin dan bagian tubuh lainnya, termasuk penis.

Biasanya orang yang mengalami sindrom ini akan merasa kesakitan dan kulit mengelupas, seiring dengan perkembangan reaksi alergi. Bahkan komplikasi penyakit ini bisa mengancam nyawa.

Dikutip dari Healthline, berikut beberapa obat yang bisa memicu sindrom Stevens Johnson, yaitu:

  • Obat antikonvulsan, obat yang bekerja di jaringan otak untuk menghentikan kejang
  • Antibiotik berbasis sulfa
  • Obat antipsikotik
  • Ibuprofen (Advil)
  • Naproxen (Aleve)
  • Antibiotik lainnya seperti penisilin

Kamu harus segera mencari perawatan dokter jika kamu atau orang terdekat mengalaminya.

Pasalnya, sindrom ini termasuk dalam kasus gawat medis.

6. Penyakit kelamin

Luka merah atau ungu bisa muncul di penis sebagai akibat penyakit kelamin tertentu.

Pasalnya, luka di alat kelamin sering kali menjadi tanda awal dari sipilis primer dan herpes genital.

Pada kondisi tertentu, penderita juga akan mengalami beberapa gejala yang menyertainya seperti:

  • Rasa sakit atau perih seperti terbakar
  • Gatal
  • Buang air kecil yang menyakitkan
  • Demam
  • Kelelahan

Kamu perlu segera mengonsultasikannya ke dokter jika perubahan warna pada penis berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan disertai dengan gejala tertentu yang tidak biasa dan menyakitkan.

Dokter akan mengecek riwayat kesehatan dan gejala yang dirasakan sebelum memeriksa area penis dan kelamin.

Dokter juga akan melakukan tes diagnostik seperti ultrasound untuk mengecek kemungkinan infeksi dan cedera di penis bagian dalam.

Biasakan untuk melakukan pemeriksaan dini untuk mencegah kondisi bertambah parah. (*)

//
Editor: Ismed Hasanuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved