Penyisiran Pos SAR Belitung Terkendala Hujan
Tim Basarnas Belitung telah melakukan penyisiran terkait hilangnya seorang nelayan bagan Desa Tanjung Binga,
Penulis: Dede Suhendar | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tim Basarnas Belitung telah melakukan penyisiran terkait hilangnya seorang nelayan bagan Desa Tanjung Binga, Idris (31) yang terjatuh dari kapal.
Empat anggota Pos SAR Belitung bergerak menyisir area perairan di belakang Pulau Memperak, Kabupaten Beltim atau sekitar 30 mil menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
"Kami tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB sudah melakukan penyisiran sekaligus olahgerak RIB. Selain itu, kami juga koordinasi dengan nelayan yang ikut mencari korban," ujar Koordinator Pos SAR Belitung Supani saat dihubungi posbelitung.co, Selasa (20/3/2018).
Ia mengatakan, proses pencarian sempat berhenti sekitar pukul 14.00 WIB dikarenakan cuaca hujan. Namun dari pihak keluarga korban masih melanjutkan proses pencarian.
Menurut Supani, keluarga korban sempat meminta Basarnas melakukan penyelaman. Akan tetapi, ia beranggapan penyelaman sulit dilakukan mengingat posisi akurat terakhir keberadaan korban tidak terdekteksi.
"Mereka tidak menyadari bahwa korban telah hilang dari kapal. Saya berpikir kok bisa mereka minta penyelaman, karena mereka tidak tahu terakhir hilangnya dimana," katanya.
Ia menambahkan untuk kelanjutan proses pencarian korban pihaknya menunggu perintah dari Pangkalpinang, karena kondisi di lapangan terus dilaporkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/anggota-pos-sar-belitung-mencari-nelayan-hilang_20180320_163948.jpg)